Bantul Kucurkan Rp2,17 Miliar untuk Perbaikan 89 Rumah Tak Layak Huni
Pemkab Bantul mengalokasikan Rp2,17 miliar untuk memperbaiki 89 rumah tidak layak huni pada 2026 yang tersebar di tujuh kapanewon.
Seekor buaya muara yang berhasil dievakuasi Damkarmat Jogja dari Tegalrejo RT 11, RW 3, Bener, TR44, Jumat (29/11/2024) Dok. Ist
Harianjogja.com, JOGJA – Kehebohan melanda warga Bener, Tegalrejo, Kota Jogja, pagi ini, Jumat (29/11/2024). Seekor buaya muara berukuran sedang ditemukan berkeliaran di pemukiman padat penduduk, tepatnya di RT 11, RW 3, Bener, TR44, Tegalrejo. Atas laporan warga yang disampaikan Wasis, Tim Damkarmat Jogja langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian.
Peristiwa yang cukup langka ini terjadi sekitar pukul 07.25 WIB pada hari ini. Tim evakuasi segera meluncur ke lokasi menggunakan mobil pemadam kebakaran dengan nomor registrasi AB 9016 UA. Satu regu dari Pos Mojo dikerahkan untuk menangani kejadian ini.
Sesampainya di lokasi, tim evakuasi langsung melakukan assesment terhadap situasi dan kondisi buaya. Dengan menggunakan peralatan yang sesuai, petugas dengan hati-hati berusaha mengamankan buaya tersebut. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, akhirnya buaya berhasil dievakuasi dengan selamat.
Untung, warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi penemuan buaya, mengaku terkejut dengan kejadian ini. "Saya baru pertama kali melihat buaya sebesar itu di dekat rumah. Untung ada petugas Damkar yang langsung datang," ujar Untung.
BACA JUGA: Geger, Buaya Berkeliaran di Perumahan di Bantul
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab munculnya buaya di pemukiman penduduk. Beberapa kemungkinan yang sedang diselidiki antara lain adalah adanya sungai atau saluran air yang terhubung dengan habitat asli buaya, atau kemungkinan buaya tersebut merupakan hewan peliharaan yang lepas.
Menanggapi kejadian ini, Kepala Damkarmat Jogja, Taokhid, mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar perairan.
"Jika menemukan satwa liar seperti buaya, jangan panik dan segera laporkan kepada pihak berwajib," ujar Taokhid.
Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menangkap atau memindahkan satwa liar, karena dapat membahayakan diri sendiri dan satwa tersebut.
Buaya yang berhasil dievakuasi akan dibawa ke tempat yang aman untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan kemudian akan dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan hidup berdampingan dengan alam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul mengalokasikan Rp2,17 miliar untuk memperbaiki 89 rumah tidak layak huni pada 2026 yang tersebar di tujuh kapanewon.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.