Jadwal Lokasi SIM Keliling Sabtu Malam Minggu Kota Jogja
Jadwal SIM Keliling Jogja Sabtu 29 Agustus 2026 digelar di Alun-Alun Kidul. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Tim Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul melakukan pemantauan harga minyak goreng di toko swalayan Bantul pada Rabu (19/1/2022)/Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan HB X memberikan komentar terkait kelangkaan minyak goreng (Migor) di DIY. Sultan menyatakan jika ada penimbunan maka harus ditangkap dan dipidanakan.
Sultan menyatakan, daerah kesulitan untuk mengatasi persoalan minyak goreng karena rantai awal distribusi berada di kewenangan Pemerintah Pusat. Pemda hanya bisa mengupayakan agar dalam pelaksanaannya bisa berjalan baik di DIY.
"Enggak bisa, itu kewajiban pemerintah Pusat, saya bisanya hanya bagaimana pelaksanaan di Jogja bisa baik saja, tetapi kalau penanganan itu kebijakan Jakarta. Saya tidak memahami," katanya, Senin (21/2/2022).
Jika kemungkinan ada pihak yang melakukan penimbunan minyak goreng di DIY, Sultan minta agar pelakunya ditangkap dan dipidanakan. "Kalau menimbun jelas melanggar hukum, tangkap saja kalau memang itu pidana tidak usah sungkan," ucap Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini.
BACA JUGA: Kenali Efek Samping Vaksin Booster AZ: Nyeri, Lelah, Sakit Kepala
Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag DIY Yanto Aprianto menyatakan untuk mencegah terjadinya penimbunan lembaganya sudah berkoordinasi dengan aparat serta pemerintah pusat untuk melakukan pengawasan. “Kami mengawasi distributor sampai pengecer dan sampai saat ini kami belum menemukan adanya dugaan penimbunan,” katanya.
Ia mengatakan HET minyak goreng untuk curah Rp11.500, kemasan sederhana Rp13.500 dan premium Rp14.000. Namun karena masyarakat panik sehingga berapa pun jumlah yang disuplai ke toko langsung habis diborong oleh masyarakat. Berdasarkan keterangan sejumlah distibutor yang dipantaunya, jumlah pasokan yang masuk ke DIY harusnya sudah cukup.
“Misalnya di pasar, seorang pedagang itu biasanya disetor dua karton lalu dua pekan lagi baru minta disetor lagi. Tetapi sekarang ini tidak sampai 15 menit sudah langsung habis,”.
Ia tidak menampik kemungkinan adanya spekulan yang berusaha mencari keuntungan di tengah kelangkaan. Operasi pasar memang perlu dilakukan dan sedang direncanakan, tetapi sayangnya stok yang dibutuhkan belum tersedia. Sehingga operasi pasar belum bisa dilakukan.
“Karena kebutuhan operasi pasar itu bisa sepuluh kali lipatnya, sampai saat ini belum ada stoknya [minyak goreng] untuk operasi pasar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Sabtu 29 Agustus 2026 digelar di Alun-Alun Kidul. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Pengungsi gempa NTT berkurang 4.142 orang menjadi 188.161 orang. BNPB mencatat 111 meninggal dan 95.567 rumah rusak.
MER-C Yogyakarta meresmikan gedung sekretariat baru di Sleman untuk memperkuat kegiatan kemanusiaan dan layanan kesehatan masyarakat.
Ruwatan 13 anak bajang dalam Dieng Culture Festival 2026 diwarnai kisah Laira dan permintaan unik anak-anak berambut gimbal di Dieng.
Retribusi Pantai Glagah segera diuji coba secara digital. Wisatawan bisa membayar dengan QRIS, kartu debit, kartu kredit, dan e-money.
Empat chef jaringan Accor berkolaborasi menghadirkan A Taste of Java di The Phoenix Hotel Jogja pada 29–30 Agustus 2026.