Advertisement

Serangan Umum 1 Maret: Cara Elegan Sultan Jogja Taklukkan Tentara Belanda

Bernadheta Dian Saraswati
Selasa, 01 Maret 2022 - 09:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Serangan Umum 1 Maret: Cara Elegan Sultan Jogja Taklukkan Tentara Belanda Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 - Wikipedia

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-1 Maret merupakan hari bersejarah bagi Indonesia karena mengingatkan pada sebuah serangan penjajah di Kota Jogja. Dikenal dengan Serangan Umum 1 Maret 1949, penjajah dari Belanda berhasil ditaklukkan oleh kekuatan tentara dalam negeri. Namun di samping itu, ada cerita yang tak kalah heroik saat Sri Sultan HB IX juga berhasil memukul mundur tentara Belanda. 

Dilansir dari INews.id--jaringan Harianjogja.com, Sultan yang saat itu memimpin Jogja berhasil mengusir pasukan tank Belanda yang masuk ke Kraton. Demikian cerita dalam buku Sri Sultan HB IX Inspirasi dari Sang Pemimpin Rakyat, Selasa (1/3/2022).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Pria bernama kecil Gusti Raden Mas Dorodjatun ini dicurigai intel Belanda terlibat serangan dadakan yang mengguncang dunia internasional tersebut. Ketika pasukan berlapis baja di depan pintu gerbang Kraton, mereka mengancam akan mendobrak jika tidak segera dibuka. Sultan HB IX akhirnya memerintahkan untuk membuka gerbang pintu. Komandan pasukan tank Belanda dan anak buahnya pun masuk ke dalam Kraton.

Saat Komandan pasukan tank Belanda berada di hadapan Sultan HB IX, nyalinya langsung menciut. Sultan yang fasih bahasa Belanda menang wibawa dan menguasai keadaan. Namun ada suatu kebiasaan yang mengakar di Belanda. Sultan yang pernah belajar di Universitas Leiden memiliki posisi lebih unggul. Sebab kampus tersebut tertua di Belanda.

Baca juga: 10 Fakta GKR Mangkubumi Putri Kraton Jogja yang Jarang Diketahui: Suka Nonton Langsung Smackdown

Sedangkan Komandan pasukan tank Belanda lulusan Universitas Delft, sehingga tidak sembarangan untuk berbicara. Tradisi Belanda itu membuat Komandan pasukan tank Belanda segan dan berbicara hormat kepada Sultan. Tak hanya itu, Komandan pasukan tank Belanda tidak berani menuduh Sultan membantu para pejuang RI dan berhasil melancarkan serangan umum. Akhirnya Komandan pasukan tank Belanda mundur dari Kraton. Anak buahnya heran pasukan dipukul mundur tanpa ada ketegangan sama sekali.

Sebagai pengingat akan momentum penting ini, pemerintah telah membangun Monumen Serangan Umum 1 Maret yang lokasinya di sisi Timur Laut Titik Nol Kilometer atau seletan Benteng Vredeburg. Saat malam hari, monumen ini tampah indah karena patung para pejuang tersorot lampu yang cukup terang. 

Banyak wisatawan yang berfoto di tempat ini. Mereka menghabiskan waktu berwisata di Titik Nol sembari berwisata pendidikan di monumen tersebut. 

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : INews.id

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Korpri Diharapkan Jadi Akselerator

Korpri Diharapkan Jadi Akselerator

Jogjapolitan | 1 hour ago

Advertisement

UMK Jogja 2023 Diumumkan 6 Desember

UMK Jogja 2023 Diumumkan 6 Desember

Jogjapolitan | 4 hours ago

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

PLN Tanam 19.000 Pohon Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia 2022

News
| Selasa, 29 November 2022, 20:27 WIB

Advertisement

alt

Masangin Alkid, Tembus Dua Beringin Bakal Bernasib Mujur

Wisata
| Selasa, 29 November 2022, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement