Advertisement

Penipu Bermodus Pengobatan lewat Doa Berkeliaran di Kulonprogo, Seorang Warga Kehilangan Emas Jutaan  

Hafit Yudi Suprobo
Kamis, 17 Maret 2022 - 20:47 WIB
Bhekti Suryani
Penipu Bermodus Pengobatan lewat Doa Berkeliaran di Kulonprogo, Seorang Warga Kehilangan Emas Jutaan    Ilustrasi emas

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO--Sungguh malang nasib Mujirah, 58, warga Pleret, Panjatan, Kulonprogo. Niat hati ingin sembuh dari penyakitnya, ia justru ditipu oleh seseorang pelaku yang hingga kini tak jelas keberadaannya. 

Kasi Humas Polres Kulonprogo Iptu I Nengah Jeffry mengatakan kasus penipuan yang dialami oleh Mujirah terjadi pada Rabu (16/3/2022) sekitar pukul 11.50 WIB siang. 

Advertisement

"Korban kehilangan kalung emas dengan berat 15 gram dan bandul kalung seberat lima gram dengan kisaran harga mencapai Rp14 juta," kata Jeffry pada Kamis (17/3/2022).

BACA JUGA: HET Dicabut, Harga Migor di DIY Melambung Rp23.000 hingga Rp28.000 per Liter   

Dikatakan Jeffry, awal mula kejadian penipuan terjadi saat korban hendak menyeberang sebuah jalan di wilayah Depok, Panjatan, Kulonprogo. Korban dihentikan oleh seorang pria menggunakan mobil MPV berwarna putih. 

"Laki-laki tersebut menanyakan arah ke Wates, setelah diberitahu korban arah Wates, laki-laki tersebut tanya kepada korban apakah korban sakit, dijawab korban iya, pelaku kemudian menawarkan kepada korban untuk mengobati dan meminta korban masuk ke dalam mobil, di dalam mobil pelaku melafalkan doa dan meminta korban mengamini,' terang Jeffry.

Setelah selesai berdoa, pelaku meminta agar korban melepas kalung yang dikenakan guna didoakan sebagai sarana penyembuhan. Setelah korban menyerahkan kalung kemudian laki-laki tersebut membungkus kalung dengan tisu dan membungkus lagi dengan plastik.

"Bungkusan tersebut diserahkan kembali kepada korban dengan pesan sampai rumah bungkusan agar ditaruh di air yang berasal dari masjid, kemudian airnya diminum. Setelah itu korban diminta turun dari kendaraan," sambung Jeffry.

Lebih lanjut, korban merasa curiga setelah turun dari mobil pelaku. Mujirah kemudian membuka bungkusan yang diberikan pelaku, setelah dibuka ternyata kalung emas milik korban sudah tidak ada diganti dengan uang receh Rp2.500.

"Selanjutnya, pelaku dengan mobil yang dikendarainya langsung pergi ke arah utara. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp14 juta dan melaporkan aksi penipuan tersebut ke Polsek Panjatan guna pengusutan lebih lanjut," sambung Jeffry.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

News
| Minggu, 05 April 2026, 04:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement