Advertisement
Begini Kronologi Pria Jogja Curi Pakaian Dalam Wanita untuk Diciumi Baunya

Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL- Seorang pria yang mengontrak di Dusun Kanggotan, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, ditangkap warga setempat dan diserahkan ke Polsek Pleret karena tertangkap basah mencuri sejumlah kerudung dan pakaian dalam wanita (bra) di jemuran halaman rumah warga. Diduga pelaku berinisial AIS, 41, tersebut mengalami kelainan jiwa.
Kapolsek Pleret, AKP Tukirin mengatakan kejadian tersebut bermula ketika pemilik rumah Arif Mustofa Andriyanto memergoki pelaku yang masuk dalam pekarangan rumah. Pelaku tersebut mencuri beberapa pakaian dari jemuran yang ada di pekarangan rumah.
Advertisement
Pemilik rumah kemudian membawa pria tersebut ke Polsek Pleret dan ditindaklanjuti dengan penggeledahan badan. Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 10 kerudung dan satu pakaian dalam wanita atau bra.
BACA JUGA: Kalau Ketua MK Bakal Jadi Adik Ipar Jokowi, Bagaimana Nasib Konstitusi?
“Menurut pengakuan terlapor bahwa terlapor mengambil barang tersebut untuk dicium baunya, menurut pengakuan istri terlapor bahwa terlapor mengalami kelainan sejak kecil dan pernah berobat ke Rumah Sakit Sardjito dan psikolog Rumah Saskit Jiwa Cilacap,” ujar Kapolsek, saat dihubungi Selasa (22/3/2022)
Dari hasil pemeriksaan, kata Tukirin, pelaku sudah dua kali mencuri pakaian wanita di jemuran. Ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika menjemur pakaian agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Menurut Tukirin, karena barang bukti tidak seberapa, dan pelaku juga sudah mengakui perbuatannya dan tidak akan mengulanginya lagi, sehingga kasus tersebut diselesaikan dengan kekeluargaan, “Terlebih pelaku juga mengalami kelainan jiwa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Polda DIY Catat Titik Arus Balik Tertinggi ada di Tempel
- Lurah di Gunungkidul Wajib Bikin LHKPN ke KPK
- Pakar UGM Nilai Desentralisasi Total Pengelolaan Sampah Tidak Tepat
- Kegiatan Monoton dan Kurang Menarik Jadi Pengganjal Peningkatan Lama Tinggal Wisatawan di DIY
- Ingin Hasil ASPD Optimal, Dinas Pendidikan Gunungkidul Gelar Tryout
Advertisement
Advertisement