Pensiunan TNI Asal Gunungkidul Rasakan Manfaat Program JKN
Pensiunan TNI asal Gunungkidul, Kidjo, menceritakan pengalamannya menjalani operasi hingga kontrol dengan memanfaatkan Program JKN.
GKR Hayu (memegang bendera) terpilih menjadi Ketua Karang Taruna DIY Periode 2022-2022/Istimewa
JOGJA—Karang Taruna DIY menyelenggarakan Temu Karya Karang Taruna (TKKT) selama 2 hari bertempat di Rich Hotel Sleman Yogyakarta, Jumat (25/3/2022).
Temu Karya adalah forum pengambilan keputusan tertinggi dalam organisasi Karang Taruna. Temu Karya ini menjadi bagian dari mekanisme organisasi untuk menyampaikan pertanggungjawaban kepengurusan Karang Taruna DIY periode 2017-2022 dan memilih kepengurusan Karang Taruna DIY periode yang akan datang.
Temu Karya tahun ini mengangkat tema “Adaptif Mindset: Berdaya di Era Digital dan Post Pandemi” sebagai respon Karang Taruna terhadap dinamika masyarakat terkini yang didorong oleh beberapa hal, antara lain perkembangan masyarakat 5.0, bonus demografi, dan juga perubahan pasca pandemi. Gubernur DIY Sri Sultan HB X dalam pidato kuncinya menyampaikan bahwa Pemuda sudah seharusnya menjadi sinar bagi masyarakat yang harus mampu beradaptasi dan membangun self-respect dan self-confidence.
Dalam stadium general yang menghadirkan Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Nasional, Gibran Rakabuming Raka secara daring, Bendahara Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) Robby Kurniawan, dan Ketua MPKT DIY GKR Mangkubumi yang hadir secara luring, menekankan pentingnya Karang Taruna bertransformasi secara organisatoris. Karang Taruna harus lebih berani tampil dalam berbagai momen strategis. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan pemimpin-pemimpin dengan kapabilitas yang sesuai dengan tantangan era digital ini.
Rangkaian temu karya dilanjutkan Sidang Pleno dengan agenda Laporan Pertanggungjawaban Ketua Karang Taruna Periode 2017-2022 dilanjutkan dengan pandangan umum dari peserta Sidang yang diwakili oleh Ketua Karang Taruna dari 5 Kabupaten/Kota. Pandangan umum berisi tanggapan terhadap laporan pertanggungjawaban sekaligus aspirasi pencalonan Ketua periode 2022-2027.
Dalam laporan pertanggungjawabannya, GKR Condrokirono, Ketua KT DIY Periode 2017-2022 melaporkan capaian-capaian yang telah diraih dan juga pekerjaan rumah yang nantinya perlu dikembangkan oleh pengurus selanjutnya. Poin penting yang disampaikan antara lain pentingnya mengembangkan kemandirian organisasi dengan pendekatan kewirausahaan dan juga pentingnya melestarikan kebudayaan untuk menguatkan identitas diri agar tidak larut dalam narasi global yang cenderung seragam.
Setelah penyampaian laporan, Sidang Pleno dilanjutkan dengan pandangan umum dari Karang Taruna Kabupaten/Kota. Kelima Karang Taruna Kab/Kota menerima secara penuh pertanggungjawaban yang disampaikan dan secara aklamasi mencalonkan GKR Hayu sebagai ketua untuk periode selanjutnya.
Ketua Karang Taruna Kota Yogyakarta, Solikhul Hadi menyampaikan bahwa setelah berdiskusi panjang dengan jajaran pengurus, Karang Taruna Kota menyampaikan dukungannya kepada GKR Hayu karena penguasaannya terhadap teknologi digital.
Hal senada disampaikan oleh Ketua Karang Taruna Kab. Sleman, Samirin, yang menganggap bahwa GKR Hayu mampu membawa Karang Taruna bertransformasi menjadi organisasi yang lebih adaptif dan sesuai dengan tuntutan zaman. Sidang Pleno ditutup dengan pernyataan Pengurus Karang Taruna Periode 2017-2022 demisioner dan memilih GKR Hayu sebagai Ketua Karang Taruna periode 2022-2027.
Setelah menerima Pataka Karang Taruna, GKR Hayu menyampaikan sambutan sebagai ketua terpilih. Dalam sambutannya GKR Hayu menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kepercayaan seluruh kader Karang Taruna yang sudah mempercayakan posisi ini. GKR Hayu berkomitmen untuk bersama-sama mengembangkan ide-ide inovatif dan kreatif yang membawa kebermanfaatan bagi masyarakat. Selain itu, GKR Hayu juga menyampaikan pentingnya memanfaatkan akses digital untuk mempercepat pertumbuhan terutama untuk mendorong kelompok masyarakat yang belum memiliki akses. Sehingga tercipta pemerataan manfaat bagi seluruh pihak.
Dalam pidato penutupan, GKR Hayu juga memohon dukungan dari seluruh Karang Taruna mulai dari tingkat Dusun, Desa, Kecamatan, Kabupaten dan juga Nasional, juga dukungan dari Dinas Sosial selaku Pembina Fungsional dan seluruh OPD sebagai Pembina Fungsional.
Rangkaian temu karya ini akan dilanjutkan dengan pembentukan pengurus oleh tim formatur, pengesahan Surat Keputusan Pengangkatan Pengurus Baru, dan Pengukuhan oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pensiunan TNI asal Gunungkidul, Kidjo, menceritakan pengalamannya menjalani operasi hingga kontrol dengan memanfaatkan Program JKN.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Harga emas Pegadaian hari ini, Rabu 23 September 2026, kompak turun untuk Antam, Galeri 24 dan UBS. Simak harga jual dan buyback.
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.