Advertisement

GKR Hayu Terpilih Menjadi Ketua Karang Taruna DIY Periode 2022-2027

Media Digital
Minggu, 27 Maret 2022 - 16:22 WIB
Budi Cahyana
GKR Hayu Terpilih Menjadi Ketua Karang Taruna DIY Periode 2022-2027 GKR Hayu (memegang bendera) terpilih menjadi Ketua Karang Taruna DIY Periode 2022-2022 - Istimewa

Advertisement

JOGJA—Karang Taruna DIY menyelenggarakan Temu Karya Karang Taruna (TKKT) selama 2 hari bertempat di Rich Hotel Sleman Yogyakarta, Jumat (25/3/2022).

Temu Karya adalah forum pengambilan keputusan tertinggi dalam organisasi Karang Taruna. Temu Karya ini menjadi bagian dari mekanisme organisasi untuk menyampaikan pertanggungjawaban kepengurusan Karang Taruna DIY periode 2017-2022 dan memilih kepengurusan Karang Taruna DIY periode yang akan datang.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Temu Karya tahun ini mengangkat tema “Adaptif Mindset: Berdaya di Era Digital dan Post Pandemi” sebagai respon Karang Taruna terhadap dinamika masyarakat terkini yang didorong oleh beberapa hal, antara lain perkembangan masyarakat 5.0, bonus demografi, dan juga perubahan pasca pandemi. Gubernur DIY Sri Sultan HB X dalam pidato kuncinya menyampaikan bahwa Pemuda sudah seharusnya menjadi sinar bagi masyarakat yang harus mampu beradaptasi dan membangun self-respect dan self-confidence.

Dalam stadium general yang menghadirkan Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Nasional, Gibran Rakabuming Raka secara daring, Bendahara Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) Robby Kurniawan, dan Ketua MPKT DIY GKR Mangkubumi yang hadir secara luring, menekankan pentingnya Karang Taruna bertransformasi secara organisatoris. Karang Taruna harus lebih berani tampil dalam berbagai momen strategis. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan pemimpin-pemimpin dengan kapabilitas yang sesuai dengan tantangan era digital ini.

Rangkaian temu karya dilanjutkan Sidang Pleno dengan agenda Laporan Pertanggungjawaban Ketua Karang Taruna Periode 2017-2022 dilanjutkan dengan pandangan umum dari peserta Sidang yang diwakili oleh Ketua Karang Taruna dari 5 Kabupaten/Kota. Pandangan umum berisi tanggapan terhadap laporan pertanggungjawaban sekaligus aspirasi pencalonan Ketua periode 2022-2027.

Dalam laporan pertanggungjawabannya, GKR Condrokirono, Ketua KT DIY Periode 2017-2022 melaporkan capaian-capaian yang telah diraih dan juga pekerjaan rumah yang nantinya perlu dikembangkan oleh pengurus selanjutnya. Poin penting yang disampaikan antara lain pentingnya mengembangkan kemandirian organisasi dengan pendekatan kewirausahaan dan juga pentingnya melestarikan kebudayaan untuk menguatkan identitas diri agar tidak larut dalam narasi global yang cenderung seragam.

Setelah penyampaian laporan, Sidang Pleno dilanjutkan dengan pandangan umum dari Karang Taruna Kabupaten/Kota. Kelima Karang Taruna Kab/Kota menerima secara penuh pertanggungjawaban yang disampaikan dan secara aklamasi mencalonkan GKR Hayu sebagai ketua untuk periode selanjutnya.

Ketua Karang Taruna Kota Yogyakarta, Solikhul Hadi menyampaikan bahwa setelah berdiskusi panjang dengan jajaran pengurus, Karang Taruna Kota menyampaikan dukungannya kepada GKR Hayu karena penguasaannya terhadap teknologi digital.

Advertisement

Hal senada disampaikan oleh Ketua Karang Taruna Kab. Sleman, Samirin, yang menganggap bahwa GKR Hayu mampu membawa Karang Taruna bertransformasi menjadi organisasi yang lebih adaptif dan sesuai dengan tuntutan zaman. Sidang Pleno ditutup dengan pernyataan Pengurus Karang Taruna Periode 2017-2022 demisioner dan memilih GKR Hayu sebagai Ketua Karang Taruna periode 2022-2027.

Setelah menerima Pataka Karang Taruna, GKR Hayu menyampaikan sambutan sebagai ketua terpilih. Dalam sambutannya GKR Hayu menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kepercayaan seluruh kader Karang Taruna yang sudah mempercayakan posisi ini. GKR Hayu berkomitmen untuk bersama-sama mengembangkan ide-ide inovatif dan kreatif yang membawa kebermanfaatan bagi masyarakat. Selain itu, GKR Hayu juga menyampaikan pentingnya memanfaatkan akses digital untuk mempercepat pertumbuhan terutama untuk mendorong kelompok masyarakat yang belum memiliki akses. Sehingga tercipta pemerataan manfaat bagi seluruh pihak.

Dalam pidato penutupan, GKR Hayu juga memohon dukungan dari seluruh Karang Taruna mulai dari tingkat Dusun, Desa, Kecamatan, Kabupaten dan juga Nasional, juga dukungan dari Dinas Sosial selaku Pembina Fungsional dan seluruh OPD sebagai Pembina Fungsional.

Advertisement

Rangkaian temu karya ini akan dilanjutkan dengan pembentukan pengurus oleh tim formatur, pengesahan Surat Keputusan Pengangkatan Pengurus Baru, dan Pengukuhan oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X. (***)

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Tuntut Pembangunan Stadion, Suporter PSM Makassar Ricuh di Kantor Gubernur

News
| Selasa, 06 Desember 2022, 07:17 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement