Advertisement
Mangan Brutu Marai Lalen. Ini Mitos-Mitos Jawa yang Masih Ngetren hingga Sekarang

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Dalam kehidupan masyarakat Jawa khususnya Jogja, banyak mitos yang masih dipercaya hingga saat ini. Mitos yang sebenarnya tidak bisa dijelaskan secara logika ini seakan masih tetap ngetren dalam kehidupan yang sudah memasuki era milenial seperti sekarang.
Biasanya, mitos Jawa juga dibumbui dengan kata-kata "ora ilok". Kata ini untuk menegaskan sesuatu yang dilarang atau memberikan batasan apakah sesuatu hal boleh dilakukan atau tidak.
Advertisement
Contoh mitos dalam masyarakat Jawa seperti dalam kalimat berikut, "Ojo lungguh neng tengah lawang (jangan duduk di tengah pintu), ora ilok". Menurut kepercayaan orang Jawa, larangan duduk di tengah pintu diyakini membuat seseorang jauh dari jodoh.
Jika dipahami dengan logika, alasan larangan duduk di tengah pintu seakan tidak masuk akal. Sulit dijelaskan secara komprehensif. Namun nyatanya hal itu diyakini secara turun-temurun, bahkan hingga saat ini.
Baca juga: Jogja, Ujung Tombak Memasifkan Aksara Jawa di Ranah Digital
Masyarakat yang mendengar kata ora ilok seakan sudah tidak mempermasalahkan hal itu dan tidak panjang lebar mempertimbangkannya. Hal itu seperti sudah dianggap sebagai pengontrol kehidupan masyarakat Jawa karena memiliki makna yang tidak lazim jika dilakukan.
Berikut ini mitos Jawa yang masih sering diucapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari:
1. Ojo mangan brutu, marai lalen (Jangan makan brutu, bisa jadi pelupa).
2. Ojo lungguh tengah lawang, mundak ora payu rabi (Jangan duduk di tengah pintu, bikin tidak laku nikah).
3. Nek nyapu sing resik ben bojone ora brewoken (Kalau menyapu yang bersih jangan menyisakan sampah, supaya dapat suami yang tidak brewokan).
4. Nek turu ojo mujur ngalor, ora ilok (Kalau tidur jangan posisi kepala di utara).
5. Ora ilok turu sore-sore (Tidak baik tidur di waktu sore).
6. Ojo nyapu wayah bengi, ora ilok. (Jangan menyapu di malam hari).
Mitos Jawa apalagi yang masih sering terdengar di daerah tempat tinggalmu?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Indonesia Terkena Tarif 32 Persen Donald Trump, Bapans Dorong Peningkatan Produksi Pangan Dalam Negeri
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jumlah Kendaraan Keluar Jogja Meningkat di H+2 Lebaran, Tempel Jadi Perbatasan Paling Sibuk
- Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi Hari Ini
- Lebaran, PMI DIY Imbau Warga Jangan Lupa Tetap Donor Darah Agar Stok Terjaga
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Mengintensifkan Patroli Wisata di Bantul
- BPBD Bantul Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem hingga 4 April 2025
Advertisement
Advertisement