Advertisement

Jogja, Ujung Tombak Memasifkan Aksara Jawa di Ranah Digital

Bernadheta Dian Saraswati
Selasa, 22 Februari 2022 - 16:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Jogja, Ujung Tombak Memasifkan Aksara Jawa di Ranah Digital Aksara Jawa - Ist/Disbud Kota Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah Kota Jogja melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Jogja terus berupaya mendukung agar aksara Jawa dalam ranah digital semakin luas digunakan baik dalam lingkup pemerintahan maupun lingkup masyarakat yang lebih luas.

Bertempat di Ruang Mendut Hotel Inna Malioboro, diselenggarakan workshop Aksara Jawa Digital selama 4 hari sejak Selasa – Jumat (22-25 Februari 2022), dengan mentaati prokes yang berlaku.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Workshop dengan tema ‘Subasita Ing Jagad Anyar’ ini selain diikuti oleh unsur sekolah dan siswa juga menyertakan perwakilan masyarakat dari Kampung Baca, Rintisan Kelurahan Budaya/Kelurahan Budaya, dan juga organisasi perangkat daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Jogja, Yetti Martanti, S.Sos, MM dalam sambutannya menjelaskan bahwa gelaran kegiatan Workshop Aksara Jawa Digital ini dilaksanakan untuk memberikan ruang media bagi masyarakat terutama generasi muda bergembira dengan bahasa dan aksara Jawa.

Baca juga: Pemkot Jogja Hadirkan Aksara Jawa di Ruang Virtual

“Seiring dengan peran pemerintah sebagai fasilitator pemajuan kebudayaan, saya berharap usai mengikuti workshop ini peserta semakin giat mengekspresikan penggunaan aksara Jawa baik dalam ranah resmi maupun melalui sosial media. Harapannya pemanfaatan aksara secara massif akan menjadi bagian dari upaya untuk mempertahankan eksistensinya,” jelas Yetti, dalam dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Selasa (22/2/2022).

Setyo Amrih Prasojo, yang hadir sebagai narasumber di agenda tersebut menjelaskan bahwa digitalisasi aksara Jawa bukan sekadar proses scanning , tetapi benar-benar mengaplikasikan aksara ini secara digital sebagai alat komunikasi. Pihaknya juga mengatakan bahwa Yogyakarta harus jadi ujung tombak agar aksara Jawa digunakan massif di ranah digital.

Hadir sebagai narasumber Arif Budiarto selaku kreator aplikasi Aksara Jawa Digital dan penggiat Komunitas Aksara Jawa Segajabung, Apri Nugroho selaku Kreator aksara Jawa Ngayogjan, dan Sinar Indra Krisnawan sebagai praktisi.*

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Digadang-gadang Jadi Cawapres Ganjar, Begini Reaksi Erick Thohir

News
| Senin, 05 Desember 2022, 21:27 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement