Advertisement
Meski Motor Dituntun, Nyeberang Teteg Sepur Malioboro Tetap Dilarang
Tangkapan layar pemotor menuntun kendaraannya saat melintas di rel kereta api utara Jalan Malioboro. / Instagram iniyogyakarta
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Jalur kereta api yang berada di Pos Teteg Malioboro atau pintu perlintasan kereta api di utara Jalan Malioboro tidak boleh untuk kendaraan bermotor. Meski pun dituntun, bukan berarti hal itu diperbolehkan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja, Agus Arif Nugroho, mengatakan, di perlintasan kereta api tersebut sudah terpasang rambu lalu lintas sejak lama, baik di sisi Utara maupun Selatan.
Advertisement
"Sudah ada rambunya, tentunya masyarakat kan pengguna kendaraan bisa memahami, itu bukan untuk kendaraan bermotor, bukan masalah dituntun [atau dikendarai], memang enggak boleh lewat situ," kata Agus saat dihubungi secara daring, Senin (11/4/2022).
Pelarangan kendaraan bermotor lewat perlintasan itu lantaran ada potensi bahaya. Meski sejauh ini belum ada laporan kecelakaan yang melibatkan kendaaraan pribadi dengan kereta api, namun tetap saja ada potensi kecelakaan.
Bagi pengendara yang melanggar aturan, ada potensi tilang yang akan dia terima. "Kalau melanggar rambu pasti ada tilang, itu aja. Prinsipnya sudah ada rambu, kalau pas ada penegakan nanti tanggung risiko," katanya.
"Mari patuhi rambu lalu lintas, rambu bukan untuk hiasan tapi keselamatan kita semua."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Imbas Konflik Timur Tengah, Philippine Airlines Terpaksa Setop 5 Rute
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Samsat DIY Buka Kembali Seusai Libur Lebaran, Bebas Denda Pajak Motor
- Jadwal KA Bandara YIA Hari Ini Kamis 26 Maret 2026 Terbaru
- Bantul Pasang 25 LPJU Danais di Parangtritis dan Imogiri
- Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini: Waspada Hujan Sedang Kota Jogja-Sleman
- Syawalan ASN Kulonprogo: Borong Dagangan UMKM Lokal Jadi Menu Utama
Advertisement
Advertisement







