DPRD Gunungkidul Peringatkan Bupati Soal Lelang Jabatan
Proses lelang jabatan di Gunungkidul masuki tahap akhir. DPRD ingatkan Bupati agar proses seleksi transparan dan profesional guna hindari penyelidikan KPK.
\r\n\r\nAktivitas di Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang. Di wilayah ini akan dibangun pelabuhan pendaratan ikan dan proses sudah memasuki tahapan pembebasan lahan. foto diambil 28 Februari 2021-Harian Jogja/David Kurniawan\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) di Pantai Gesing, Desa Girikarto, Panggang ditarget selesai di akhir tahun ini. Sesuai perencanaan pembangunan, pelabuhan ini mampu menampung 40 kapal sekoci ukuran 10-40 GT serta perahu mesin tempel sebanyak 50 unit.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Bayu Mukti Sasongka mengatakan, pembangunan fasilitas inti kepelabuhan di PPI Gesing sudah dimulai awal bulan ini dan diperkirakan selesai di akhir tahun. Menurut dia, sebelum pembangunan dilakukan, sudah membuat kajian perencanaan berkaitan dengan pelabuhan ini.
Bayu menjelaska, PPI Gesing akan menjadi tempat pendaratan ikan alternatif setelah Pelabuhan Sadeng di Kapanewon Girisubo. Luasan tempat sandar kapal di pelabuhan ini mencapai 1,36 hektare dengan kedalaman 3,5 meter dari titik surut terendah. Rencananya dengan luasan ini dapat menampung kapal sekoci dari ukuran 10-40 GT sebanyak 40 unit. Selain itu, juga bisa menampung perahu mesin tempel atau perahu jukung sebanyak 50 unit. “Saat beroperasi rencananya juga ada bantuan kapal untuk nelayan,” kata Bayu saat dihubungi wartawan, Senin (11/4/2022).
BACA JUGA: BMKG: Sejumlah Wilayah Bakal Terdampak Siklon Malakas Termasuk Jogja
Dia menjelaskan, sesuai dengan hasil kajian pelabuhan Gesing memiliki lokasi strategis yang memiliki tingkat sedimentasi rendah. Hal ini tak lepas adanya dua bukit yang mengapit kawasan pantai sehingga menjadi pemecah ombah secara alami. “Laju pengendapannya rendah sehingga potensi penutupan alur pelayanan di pintu masuk akibat sedimentasi kecil,” ujarnya.
Untuk tahap awal pembangunan mencapai Rp108 miliar yang digunakan membangun fasilitas ini seperti dermaga tempat sandar kapal, kantor syahbandar dan lain sebagainya. Rencananya pembangunan dilanjutkan di tahun depan untuk membangun fasilitas pendukung operasional pelabuhan.
“Tahap satu ditarget selesai di akhir tahun sehingga Gubernur DIY bisa meresmpian operasi PPI Gesing,” katanya.
Salah seorang nelayan di Pantai Gesing, Toro mengatakan, pembangunan pelabuhan sudah dilaksanakan sejak beberapa hari lalu. Meski demikian, untuk tahap awal pelaksanaan pengerjaan masih menyelesaikan akses ke pelabuhan. “Jalannya dulu dan setelah selesai baru ke bangunan inti pelabuhan,” katanya.
Menurut dia, para nelayan memiliki harapan yang besar dengan dibangunya PPI Gesing. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para nelayan. “Mudah-mudahan roda ekonomi bisa semakin membaik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Proses lelang jabatan di Gunungkidul masuki tahap akhir. DPRD ingatkan Bupati agar proses seleksi transparan dan profesional guna hindari penyelidikan KPK.
Kota Jogja mencatat 24 kasus kebakaran hingga Juni 2026. Sebanyak 16 kejadian dipicu korsleting listrik dengan kerugian bangunan mencapai Rp202 juta.
Parade Kendaraan Nir Emisi Digelar, Pemkot Jogja Dorong Percepatan Transportasi Ramah Lingkungan
OJK menjatuhkan denda Rp138,94 miliar kepada 329 pelaku pasar modal hingga Mei 2026. Jumlah investor pasar modal juga naik menjadi 27,75 juta.
KPK mendalami hubungan Rita Widyasari dengan tiga korporasi tersangka kasus gratifikasi batu bara di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Tiga lurah di Depok, Sleman terseret kasus Tanah Kas Desa. Dugaan korupsi TKD menimbulkan kerugian negara hingga miliaran rupiah.