Gandeng UGM, PDAM Sleman Uji Deteksi Kebocoran Pakai Satelit
PDAM Sleman jadi yang pertama di Indonesia uji teknologi satelit untuk deteksi kebocoran pipa. Kolaborasi dengan UGM dan perusahaan Korea.
Tumpukan karung beras memenuhi kios salah satu pedagang beras di Pasar Wates pada Jumat (20/3/2020). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN--Guna memastikan persediaan sembako menjelang perayaan Idulfitri tahun ini, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sleman meninjau sejumlah tempat yang menjual sembako dalam skala besar.
Peninjauan yang dipimpin oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo ini dilakukan di dua tempat, yakni di Pasar Pakem dan di distributor sembako Arista yang ada di Jalan Kaliurang Km 7, Selasa (12/4/2022).
Dari hasil pantauan tersebut, Kustini menyebut persediaan sembako di Sleman hingga lebaran Idulfitri dalam kondisi aman. Misalnya, minyak goreng yang sempat mengalami kelangkaan beberapa waktu lalu, saat ini juga sudah berangsur normal. Ada sebanyak 140 ton minyak goreng curah yang tersebar di seluruh pasar tradisional di Kabupaten Sleman.
“Di Arsita ada 30 ton untuk hari ini, katanya akan datang lagi tujuh ton. Setiap hari di sini bisa menghabiskan 10 ton. Tapi untuk pembelian dibatasi maksimal dua jeriken setiap orang,” ujarnya.
BACA JUGA: Polisi: Hampir Semua Sekolah di Jogja Punya Geng Pelajar, Sebagian Brutal
Kustini mengimbau masyarakat untuk membeli sembako secukupnya saja, dan tidak panic buying. Dia juga mengatakan jika ada kekurangan persediaan sembako agar melaporkannya melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman.
Sementara perwakilan TPID Sleman, Budiharjo mengatakan selain untuk memastikan ketersediaan sembako, pantauan ini juga untuk memastikan keterjangkauan harga sembako oleh masyarakat. Menurutnya harga komoditas saat ini masih relatif terjangkau, sesuai dengan acuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
"Bahkan beberapa komoditas yang sebelumnya mengalami kenaikan harga, sekarang sudah turun," ujarnya.
Dari pantauan di Pasar Pakem, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga, seperti harga minyak curah turun Rp250, telur turun Rp688, cabai merah kriting turun Rp4.000, cabai rawit merah Rp4.125, dan bawang merah turun Rp2.375. Sedangkan komoditas yang terpantau mengalami kenaikan harga adalah bawang putih naik Rp1.625, cabai rawit hijau naik Rp13.125, dan daging sapi naik Rp1.875.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAM Sleman jadi yang pertama di Indonesia uji teknologi satelit untuk deteksi kebocoran pipa. Kolaborasi dengan UGM dan perusahaan Korea.
Adobe resmi menghadirkan plugin untuk ChatGPT yang memungkinkan pengguna mengedit foto, membuat desain, merangkum PDF, hingga menghasilkan gambar AI langsung le
Kamboja mengkaji perluasan bebas visa bagi wisatawan asing untuk mendongkrak pariwisata 2026. Wisatawan Eropa dan digital nomad masuk dalam usulan prioritas.
Ranking FIFA Timnas Indonesia diperkirakan tidak mengalami penurunan signifikan meski gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026. Berikut perhitungan poin terbarun
Sutradara Louis Leterrier pastikan Fast & Furious 11 tetap jalan. Penundaan syuting bukan masalah kreatif, tapi penyesuaian anggaran. Film penutup saga utama ma
DPRD DIY menindaklanjuti kerusakan talud Sungai Opak di Pagergunung, Piyungan, Bantul. BBWSSO siap membantu bronjong dan alat berat untuk mencegah abrasi meluas