Pemuda Semarang Diamuk Massa Usai Bawa Kabur Anak 13 Tahun, Perkenalan di Grup WA
Polisi menetapkan pemuda 22 tahun sebagai tersangka setelah anak 13 tahun ditemukan di rental PS Banyumanik usai berpindah empat hari.
Deretan toko di kawasan Malioboro, Jogja, Rabu (9/2/2022)./Harian Jogja-Maya Herawati
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata DIY mulai mempersiapkan sejumlah strategi untuk memastikan Jogja memberikan rasa aman dan nyaman terhadap wisatawan yang diperkirakan membeludak saat libur Lebaran 2022. Sejumlah persoalan yang diantisipasi antara lain parkir nuthuk, kualitas produk, hingga pencegahan kejahatan jalanan atau lazim disebut klithih.
BACA JUGA: Penjualan Tiket Bus Mudik dan Balik ke Jogja Sudah Naik Dua Kali Lipat
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menyatakan DIY akan mempersiapkan sebaik mungkin destinasi wisata untuk menyambut pemudik atau wisatawan yang diperkirakan melonjak signifikan saat Lebaran. Dalam waktu dekat, jawatannya akan berkoordinasi dengan kabupaten kota dan pengelola destinasi wisata serta industri untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan serius.
“Kami akan upayakan jangan sampai terjadi penumpukan di satu destinasi. Kami mendorong pengelola dan wisatawan untuk menggunakan aplikasi Visiting Jogja untuk reservasi dan pembayaran,” katanya, Rabu (13/4/2022).
Selain soal pencegahan Covid-19, lanjut Singgih, Dinas Pariwisata DIY juga berupaya mencegah kemungkinan terjadinya kekecewaan wisatawan seperti pada kasus wingko berjamur, tukang becak berbohong, hingga parkir nuthuk. Oleh karena itu ia segera melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan DIY untuk menertibkan parkir dan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah terkait dengan quality control oleh-oleh yang dijual pedagang.
“Supaya wisatawan aman, nyaman selama berkunjung di Jogja,” ucapnya.
Dinas juga berkoordinasi dengan Polda DIY untuk memastikan kepada masyarakat, wisatawan bahwa Jogja aman dikunjungi
BACA JUGA: Begini Strategi Sultan Pulihkan Pariwisata Jogja
“Kemarin kami sudah koordinasi dengan kepolisian, bagaimana agar isu kejahatan jalanan ini bisa ditepis, ini bagian dari upaya memberikan rasa aman,” ucapnya.
Ia menegaskan Jogja aman untuk wisatawan karena kepolisian sudah bergerak melakukan patroli hingga menuntaskan kasus kejahatan jalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menetapkan pemuda 22 tahun sebagai tersangka setelah anak 13 tahun ditemukan di rental PS Banyumanik usai berpindah empat hari.
Warga Ngringo, Jaten, Karanganyar, Jevon Joechelin Jotham, tercatat dalam manifes Virgo Transport 8 yang masih dalam pencarian.
Desa Wisata Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, menjadi lokasi workshop literasi keuangan yang mempertemukan anak-anak muda dengan pengelola desa wisata
Video CCTV kecelakaan maut Bekonang Sukoharjo memperlihatkan bus menabrak dua motor hingga dua korban satu keluarga meninggal dunia.
BPH Migas mengungkap kenaikan harga BBM nonsubsidi ikut mendorong permintaan Pertalite hingga 11 persen secara nasional.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X resmi membuka Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 di Lapangan Beran, Sleman, Minggu (13/9/2026)