514 Taruna Akmil Ikuti Kirab Perpisahan di Magelang
Kirab perpisahan 514 taruna Akmil di Magelang berlangsung meriah. Tradisi ini jadi simbol kedekatan taruna dan masyarakat.
Foto ilustrasi. /Solopos-Ivanovich Aldino
Harianjogja.com, SLEMAN--Pemkab Sleman mengklaim ruas jalan kabupaten yang berfungsi sebagai jalan alternatif atau penyangga jalur mudik terus diperbaiki.
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Theresia Emilia Tristianingsih mengatakan terdapat 52 ruas Jalan kabupaten sebagai alternatif atau penyangga jalur mudik. "Progres perbaikannya sampai hari ini masih berjalan. Yang sudah tertangani kurang lebih 75%," kata Emilia, Selasa (19/4/2022).
BACA JUGA: Penyelewengan BBM Bersubsidi di Jogja Terbongkar, Polisi Temukan Gudang di Godean
Perbaikan ruas jalan yang berada di wilayah Sleman, lanjutnya, juga dikoordinasikan dengan instansi terkait. Dia meminta partisipasi warga untuk melaporkan jika menemukan jalan yang rusak.
"Silakan warga melaporkan kalau ada jalan yang rusak untuk kami perbaiki. Kalau nanti bukan kewenangan Pemkab, kami hanya bisa menyampaikan kepada warga untuk mengadu atau menyampaikan kepada Pemda DIY atau PJN," katanya.
Sebelumnya, Kabid Angkutan dan Keselamatan Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Marjana mengatakan Posko penjagaan akan didirikan di Lapangan Denggung mulai 25 April hingga 10 Mei 2022 mendatang.
Dishub juga menyiapkan jalur-jalur alternatif yang bisa dilalui para pemudik. Hal itu untuk mengantisipasi potensi lonjakan arus mudik mengingat selama dua tahun terakhir pemerintah melarang masyarakat mudik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kirab perpisahan 514 taruna Akmil di Magelang berlangsung meriah. Tradisi ini jadi simbol kedekatan taruna dan masyarakat.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.