Advertisement

Pantau Harga & Stok, Pemda DIY Pastikan Pangan Aman

Media Digital
Jum'at, 15 April 2022 - 02:27 WIB
Budi Cahyana
Pantau Harga & Stok, Pemda DIY Pastikan Pangan Aman Tim Pemantauan Harga Pangan dari Direktorat Aneka Kacang dan Umbi (Dit Akabi) Ditjen Tanaman Pangan Bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DIY menyurvei ketersediaan stok dan harga untuk 12 komoditi pangan. - Istimewa

Advertisement

JOGJA–Memasuki hari ke-11 Ramadan, Tim Pemantauan Harga Pangan  dari Direktorat Aneka Kacang dan Umbi (Dit Akabi) Ditjen Tanaman Pangan Bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DIY menyurvei ketersediaan stok dan harga untuk 12 komoditi pangan di pasar Beringharjo dan Pasar Sleman pada tanggal 13 April 2022. 

Dalam survei tersebut, tim didampingi oleh enumerator pedagang eceran Dinas Perdagangan, Sumarto. Dia menyatakan ketersediaan stok pangan di Jogja aman dan harganya stabil.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Berdasarkan survei di Pasar Beringharjo menunjukkan, penurunan harga minyak goreng curah dari minggu lalu menjadi sebesar Rp.18.000,-/liter. Harga beras Rp.9.000 sampai Rp.10.000/kg. Bawang merah Rp.18.000,- sampai Rp.30.000,- harga bawang putih Rp.24.000/kg, harga cabai rawit dan cabe merah keriting mengalami penurunan dari minggu lalu dari Rp.30.000 menjadi Rp.20.000/kg. Harga gula putih curah Rp.13.000/kg. Harga jagung Rp.7.000,-/kg turun dibanding minggu lalu Rp.7.500,-/kg. Harga kedelai impor Rp.13.000,-/kg. 

Sedangkan, hasil dari survei ke pedagang daging ayam dan daging sapi menunjukkan harga dan pasokan yang stabil. Daging ayam didatangkan dari peternak lingkup kabupaten belum mengalami kenaikan permintaan dan harga stabil di Rp.37.000/kg. Harga daging sapi mencapai Rp.125.000,-/kg dengan permintaan masih stabil. Sedangkan untuk telur ayam harganya turun dibanding minggu lalu Rp.1.000,- dan harga saat ini di Rp.24.000/kg.  

Bidang Peternakan Dinas Perranian DIY menyebut terdapat  496 kandang peternak telur ayam di DIY sehingga dapat berkontribusi untuk memenuhi kebutuhan.

Sementara itu, hasil pantauan ke tingkat distributor gula putih yaitu CV. Takari yang terletak di seberang Pasar Beringharjo terdiri dari gula konsumsi sebanyak 7 ton dan gula rafinasi sekitar 1 ton dengan menambah stok setiap minggu sebanyak 30 ton sedangkan mendekati idul fitri biasanya mencapai 60 ton per minggu untuk persiapan setelah libur lebaran. 

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, kondisi di atas masih tergolong aman. Selain itu, Direktur Aneka Kacang dan Umbi Ditjen Tanaman Pangan, Yuris Tiyanto menyatakan strategi untuk penyediaan kedelai dapat dilakukan dengan cara CB1 yaitu melakukan pemantauan terhadap penyaluran komoditas strategis dari produsen ke konsumen. Sedangkan CB2 yaitu mendekatkan stok dari produsen/ suplier ke pengarajin/pengguna tahu tempei.

Hal ini disampaikan pada saat Rapat Koordinasi Monitoring dan Pengawalan Harga Komoiti Strategis dalam Rangkan  HBKN 2022 di  Provinsi DI Yogyakarta yang dilaksanakan di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DI Yogyakarta pada 14 April 2022.

Tim Dit Akabi yang didampingi Petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov DIY juga melakukan peninjauan di Pengrajin tahu di Kabupaten Sleman. Ketersediaan  kedelai sebagai bahan baku pembuatan tahu tersedia dalam jumlah mencukupi, kata Irwanto pengrajin tahu.

Bahan baku kedelai yang biasa digunakan adalah menggunakan kedelai impor KW 2  (ada biji pecah) merk SBS dengan harga Rp12.200/kg sedangkan untuk merek uang sama untuk KW1 (tanpa biji pecah) harga Rp12.500 – Rp12.800/kg. Kedelai lokal lebih disukai karena rasanya lebih gurih dan jumlàh patinya lebih banyak dibanding kedelai impor. Harga kedele lokal di Pasar Ngino Sleman sebesar Rp12.500/kg.

Namun ketersediaan kedelai lokal jumlahnya terbatas  sehingga pengrajin menggunakan kedelai lokal untuk campuran supaya tahu lebih gurih enak, kata pengrajin tahu di Desa Krapyak Sleman lainya. Di Desa Krapyak Kab Sleman terdapat 60  Rumah Produksi tahu yang telah berlangsung turun temurun 3 generasi. Peralatan yang digunakan terbilang cukup konvensional dan mesin yang sudah tua. (***)



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Satgas BLBI Keok Lagi! Kali Ini Lawan Konglomerat Trijono Gondokusumo

News
| Jum'at, 03 Februari 2023, 22:27 WIB

Advertisement

alt

Pemugaran Candi Perwara Prambanan Bakal Tambah Daya Tarik Wisatawan

Wisata
| Jum'at, 03 Februari 2023, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement