DPR Desak Guru PPPK Penuh Waktu, Gaji Minimal Diusulkan Rp7 Juta
DPR mendesak pemerintah mengangkat seluruh guru PPPK menjadi penuh waktu serta mengusulkan gaji minimal Rp7 juta per bulan.
Ilustrasi petasan /Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL--Kepolisian Resor Bantul memusnahkan ribuan botol minuman keras, petasan, dan knalpot blombongan hasil operasi cipta kondisi dan penyakit masyarakat yang digiatkan selama Ramadan 1443 Hijriah.
Pemusnahan minuman keras yang dilindas menggunakan alat berat dan petasan diceburkan ke dalam air itu dilakukan di depan Kompleks Kantor Bupati Bantul usai Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Progo 2022, Jumat (22/4/2022) sore.
Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan bahwa Polres Bantul di-"backup" jajaran Kodim dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) satu minggu menjelang dan selama bulan Ramadan melaksanakan operasi cipta kondisi dan operasi penyakit masyarakat (pekat).
"Salah satu sasarannya miras [minuman keras] termasuk petasan dan knalpot "blombongan", kita musnahkan hari ini sebanyak 2.500 botol miras dan 112 knalpot blombongan, dan 250 petasan," katanya.
BACA JUGA: Tayang di Bioskop 2 Juni Mendatang, Ini Sinopsis Film Ngeri-Ngeri Sedap
Menurut dia, operasi cipta kondisi dan operasi pekat tersebut untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Bantul selama bulan Ramadhan, dan akan terus digiatkan untuk menjaga situasi yang kondusif.
"Ini upaya kami menjaga situasi kamtibmas, khususnya di bulan suci Ramadhan agar Bantul tetap kondusif dan kita berharap ke depan Bantul akan semakin kondusif dan hal-hal seperti ini dapat kita cegah sejak dini," katanya.
Kapolres mengatakan dalam menanggulangi penyakit masyarakat perlu dukungan pemerintah daerah, Kodim, dan masyarakat Bantul.
"Karena inilah akar masalah dari semua kejahatan.Orang akan melakukan kejahatan jalanan, tawuran, dan lain-lain biasanya dipengaruhi minuman keras, narkoba, dan sebagainya. Untuk itu akar masalah ini yang kita sentuh," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPR mendesak pemerintah mengangkat seluruh guru PPPK menjadi penuh waktu serta mengusulkan gaji minimal Rp7 juta per bulan.
Korban gempa Venezuela terus bertambah. Sebanyak 12.400 orang terluka, 2.295 meninggal, sementara tiga WNI dipastikan selamat.
Program Makan Bergizi Gratis di DIY telah menjangkau 888.963 penerima hingga Mei 2026 dengan realisasi anggaran mencapai Rp835,55 miliar.
Swiss memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Aljazair 2-0 lewat gol Breel Embolo dan Dan Ndoye.
Raja Juli Antoni membantah menerima gratifikasi dalam kasus OTT Bupati Kuansing dan menegaskan amplop telah dikembalikan sebelum OTT KPK.
Pilot AMA asal Amerika Serikat tewas diduga ditembak KKB di Yahukimo. Jenazah Nicholas F. Goselin dievakuasi ke Jayapura melalui Timika.