MDR QRIS 0 Persen Diperluas, BI Dorong Efisiensi Transaksi dan Digitalisasi Usaha
Bank Indonesia memperluas kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen untuk mendorong efisiensi biaya transaksi
Bantuan Water pump untuk kelompok petani ikan./Istimewa
Sleman – Kecamatan Gamping adalah terbesar ketiga produksi ikan kolam setelah Kecamatan Cangkringan dan Kecamatan Turi di Kabupaten Sleman, sehingga petani ikan kolam di kecamatan Gamping menjadi potensi unggulan bagi Kabupaten Sleman. Potensi ini harus diberdayakan sehingga memiliki kontribusi dalam mensejahteraan pelaku usaha di bidang budidaya ikan kolam.
Pendekatan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan mengandung arti bahwa manusia ditempatkan pada posisi pelaku dan penerima manfaat dari proses mencari solusi dan meraih hasil pembangunan. Masyarakat harus mampu meningkatkan kualitas kemandirian dalam mengatasi masalah yang dihadapi di bidang budidaya ikan kolam khusunya ikan nila dan ikan bawal.
Pemberdayaan petani ikan kolam di Kecamatan Gamping khususnya di Mejing Kidul dijadikan tempat pengabdian bagi salah satu dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan oleh Dr. Agus Tri Basuki, SE., M.Si. selaku dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang menyampaikan perhitungan bisnis pembesaran ikan kolam (Nila dan Bawal). Dalam perhitungan bisnis salah satu peserta yang bernama Joko Purnomo sudah mahir dalam menghitung komponen pendapatan dan biaya. Joko memiliki luas kolam 484 M2 dengan sewa Rp. 700.000 per tahun dengan bibit ikan nila 400 kg dengan hasil panen selama setahun 1.200 kg dengan pendapatan bersih Rp. 7.600.000 setahun. Ada juga peserta lain dengan luas lahan paling kecil 42 M2 dengan sewa per tahun Rp. 250.000 dengan bibit 40 kg ikan bawal dengan total panen 160 kg dengan keuntungan Rp. 680.000 pertahun.
Budidaya ikan di Kolam yang terletak di dusun Mejing Kidul Ambarketawang Gamping jika dikelola dengan baik akan menghasilkan pendapatan yang cukup lumayan. Ada beberapa peserta yang memiliki kolam ikan hanya untuk sambilan, sehingga belum memikirkan keuntungan dalam pengelolaan ikan nila maupun bawal.
Sarasehan yang dilaksanakan tanggal 22 April 2022 diikuti 15 petani kolam ikan di fokuskan pada peningkatan sumberdaya petani ikan dalam melihat peluang bisnis ikan nila dan bawal. Dalam Saresehan tersebut disumbangkan Bantuan Water pump General 2” WP 20 CX Pompa Air untuk kelompok petani ikan. Diharapkan batuan Water Pump tersebut bermanfaat dalam menguras air dan mengalirkan air sehingga produksi ikan diharapkan menjadi meningkat. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank Indonesia memperluas kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen untuk mendorong efisiensi biaya transaksi
Ada lima periode long weekend pada 2027. Maret dan Mei menjadi bulan dengan rangkaian hari libur dan cuti bersama.
Serangan teror di kantor polisi Kota Kohat, Pakistan, menewaskan 21 orang termasuk 15 polisi dan melukai lebih dari 80 orang.
Kemensos memperluas akses pendidikan gratis bagi lebih dari 44.000 anak keluarga miskin melalui 182 sekolah dan DTSEN.
OJK menetapkan modal disetor minimal BMKS Rp1 triliun. POJK 16/2026 juga mengatur syarat izin, direksi, dan dewan komisaris.
Prabowo menegaskan ekonomi Indonesia harus berasas kekeluargaan dan pengelolaan kekayaan alam ditujukan untuk kemakmuran rakyat.