Beasiswa Sleman Pintar Genjot Target 1 Sarjana per Keluarga Miskin
Pemkab Sleman genjot Beasiswa Sleman Pintar untuk wujudkan satu sarjana per keluarga miskin dan putus rantai kemiskinan.
Poster film 1831 Hadeging Praja Bantul./Youtube
Harianjogja.com, BANTUL--Kesuksesan produksi 1831 Hadeging Praja Bantul tahun lalu hingga akhirnya diputar di bioskop tak lantas membuat Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Bantul memproduksi kembali film di tahun ini.
Kepala Dinas Kebudayaan Bantul, Nugroho Eko Setyanto mengatakan pembuatan film baru kemungkinan baru dilakukan pada tahun depan.
"Untuk yang bioskop kami belum. Mungkin tahun depan [2023]. Istilahnya pakai istirahat dulu, kemudian juga kami fokus ke Festival Ketoprak," kata dia, Minggu (24/4/2022).
BACA JUGA: Meracik dan Merakit Petasan, 8 Pelajar di Bantul Digelandang Polisi
Selama diputar di bioskop, setidaknya film kerja sama antara Forum Komunikasi Ketoprak Bantul tersebut ditonton lebih dari 1.000 orang. Meski diputar beberapa kali, animo masyarakat yang ingin menyaksikan film yang digarap dan dimainkan oleh seniman-seniman Bantul tersebut masih tinggi.
"Film itu sebetulnya banyak yang ingin diputar terus. Akhirnya kemarin kami hanya bisa memutar dua kali," ujar dia.
Hampir semua studio di salah satu bioskop dipakai untuk pemutaran film tersebut. Namun meski tiga sampai empat studio menayangkan film tersebut, belum cukup menampung animo masyarakat
"Karena ada pandemi, jadi studio-studio itu tidak bisa kami maksimalkan karena harus ada jaga jarak," ujarnya.
Rencananya film 1831 Hadeging Praja Bantul akan duputar pada hari jadi Kabupaten Bantul. Sampai saat ini, imbuh dia, belum ada wacana kerja sama dengan platform digital untuk penayangan film untuk menampilkan film 1831 Hadeging Praja Bantul. "Kami melihat situasinya juga, seperti apa nanti akan kami putar," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman genjot Beasiswa Sleman Pintar untuk wujudkan satu sarjana per keluarga miskin dan putus rantai kemiskinan.
Gempa M4,1 mengguncang Jembrana, Bali, Senin malam. BMKG menyatakan gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Pemda DIY menyambut positif pernyataan KPK soal Mandala Krida, namun masih menunggu kepastian tertulis sebelum melanjutkan pembenahan stadion.
Kejagung memastikan tersangka Febrie Adriansyah masih berada di Indonesia, telah dicekal, dan bersikap kooperatif dalam proses hukum.
BPOM menemukan lebih dari 50% pelanggaran penjualan kosmetik online berasal dari TikTok saat pengawasan intensif 2026.
METI menilai program biodiesel B50 memperkuat ketahanan energi Indonesia, menghemat devisa, dan mendukung kemandirian energi nasional.