Advertisement

Bahaya, 9 Balon Udara Dilihat Pilot di Wilayah Jogja

Newswire
Selasa, 03 Mei 2022 - 10:47 WIB
Sugeng Pranyoto
Bahaya, 9 Balon Udara Dilihat Pilot di Wilayah Jogja Festival Balon Ponorogo. - Antara/Siswowidodo

Advertisement

 Harianjogja.com, JAKARTA- AirNav Indonesia menyatakan ada 9 balon udara liar di wilayah DIY pada Hari H Lebaran, Senin (2/5). Balon udara itu terbang bebas hingga ketinggian 35.000 kaki (10.600 meter di atas permukaan air laut).

Balon udara pertama yang diketahui pertama pada Senin (2/5/2022), pada pukul 08.56 WIB. Ada 3 buah balon di sebelah barat Kota Jogja dengan ketinggian 10.000 – 21.000 kaki. Adanya balon udara itu atas laporan Pilot Citilink rute Jogja-Jakarta.

Kedua pada pukul 09.03 WIB ada 1 buah balon di sebelah barat Kota Jogja dengan ketinggian 15.000 kaki, berdasarkan laporan Pilot Super Air Jet rute Jogja-Jakarta.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Terakhir pada 12.26 WIB ada 5 buah balon di sebelah barat Kota Jogja dengan ketinggian 9.000 kaki berdasarkan laporan Pilot Lion rute Jakarta-Jogja.

"AirNav telah memetakan area sebaran balon udara liar berdasarkan laporan yang masuk dan menerbitkan sejumlah Notice To Airmen [NOTAM] terkait," kata Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia, Rosedi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (3/5/2022).

Rosedi menyampaikan, AirNav berkoordinasi dan berperan serta secara intensif dengan pemangku kepentingan penerbangan, di antaranya dengan sejumlah Pemerintah Daerah, Polri, TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaui Direktorat Keamanan Penerbangan (Dirkampen), Direktorat Navigasi Penerbangan (Dirnavpen), Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III Surabaya (Otban III), dan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali (Otban IV).

Langkah koordinasi tersebut dilakukan untuk memantau laporan aktivitas balon udara liar dan melakukan langkah-langkah antisipatif dan pencegahan potensi bahaya balon udara liar bagi penerbangan, dengan melakukan sosialisasi dan edukasi masyarakat dan sweeping ke sejumlah wilayah yang diperkirakan menjadi daerah asal balon udara liar.

"AirNav terus meningkatkan awareness terhadap aktivitas balon udara liar, mengingat potensi dampaknya terhadap operasional navigasi penerbangan menjadi kewaspadaan dan tanggung jawab seluruh stakeholder penerbangan," ujarnya.

Ia menambahkan AirNav akan melaporkan update informasi terkini, terutama kepada para pengguna jasa untuk memastikan pelayanan navigasi penerbangan diberikan dengan sebaik-baiknya.

Advertisement

 

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Sabu Senilai Rp1 Miliar Disita, Bandar dan Kurir Sabu Digelandang

News
| Selasa, 04 Oktober 2022, 07:57 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement