Kapanewon di Gunungkidul Siapkan Dana Droping Air Hadapi Kemarau
Kapanewon di Gunungkidul menyiapkan anggaran droping air bersih menghadapi musim kemarau panjang 2026 yang diprediksi berlangsung tujuh bulan.
Pengunjung saat mengangantre untuk menyusuri Goa Pindul di Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo. Jumat (6/5/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Objek wisata susur Gua Pindul di Kalurahan Bejiharjo menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Gunungkidul. Selama libur Lebaran tak kurang dari 1.000 orang berwisata setiap harinya.
Direktur Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Maju Mandiri di Kalurahan Bejiharjo, Saryanto mengatakan, sejak Sabtu (30/4/2022) pengunjung mulai berdatangan untuk menikmati sensasi susur Gua Pindul. Jumlah ini terus meningkat seiring memasuki libur setelah Perayaan Hari Raya Idulfitri.
“Rata-rata setiap harinya ada 1.000 pengunjung yang datang ke Pindul,” kata Saryanto kepada wartawan, Jumat (6/5/2022).
Meski demikian, ia tidak menampik kondisi kunjungan sekarang belum pulih seperti Lebaran sebelum pandemi Virus Corona. Hanya saja, Saryanto mengaku bersyukur karena geliat wisata di Gua Pindul sudah mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
“Kapasitas kunjungan per hari mencapai 3.000 orang. Dengan kunjungan Lebaran mencapai 1.000 orang per hari atau mencapai 30 persen dari kapasitas normal sudah sangat bagus karena memang ekonomi belum sepenuhnya pulih,” katanya.
Baca juga: Rute ke Gua Kebon, Air Terjun di Kulonprogo yang Baru Saja Dikunjungi Artis
Disinggung mengenai harga jasa masuk Pindul, Saryanto mengungkapkan setiap pengunjung dipatok tarif Rp40.000. Selain itu, pengunjung juga ditarik retribusi Rp10.000 per orang.
“Sudah ada kesepakatan antar operator. Selain ke Pindul, pengunjung juga bisa merasakan sensasi rafting di Kali Oya,” ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian mengatakan, selama libur Lebaran ada lonjakan signifikan di kawasan wisata. Di momen ini menargetkan kunjungan sebanyak 154.403 orang dan dengan tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi tiket masuk wisata sebesar Rp1,2 miliar.
Aldian optimistis target ini bisa dipenuhi karena hingga H+2 Lebaran sudah ada pengunjung sebanyak 80.338 orang yang memadati kawasan wisata di Bumi Handayani. Menurut dia, destinasi pantai masih menjadi primadona karena mayoritas kunjungan ke kawasan ini.
“Memang ada destinasi selain pantai, seperti Gua Pindul atau di kawasan utara ada Embung Nglanggeran atau Batara Sriten, tapi jumlah yang datang tidak sebanyak yang ke pantai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kapanewon di Gunungkidul menyiapkan anggaran droping air bersih menghadapi musim kemarau panjang 2026 yang diprediksi berlangsung tujuh bulan.
Kosti memperluas komunitas sepeda ontel hingga Papua Tengah dan menargetkan generasi muda melalui program kampus dan sekolah.
Perguruan tinggi didorong mencetak lulusan adaptif, inovatif, dan berjiwa wirausaha untuk menghadapi era Society 5.0.
Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di desa dan menargetkan 30.000 koperasi beroperasi pada Agustus 2026.
Kabupaten Klaten bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional bernama Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026.
Kapal induk Prancis Charles de Gaulle bergerak menuju Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan Iran, AS, dan Israel.