Advertisement

Cegah Hepatitis Akut, Dinkes Kulonprogo Minta Masyarakat Lakukan Ini...

Anisatul Umah
Jum'at, 06 Mei 2022 - 12:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Cegah Hepatitis Akut, Dinkes Kulonprogo Minta Masyarakat Lakukan Ini... Siswa Olifant School belajar mandiri sejak dini dengan mencuci tangan sendiri belum lama ini./ Ist. - Olifant

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO - Kasus hepatitis akut telah merenggut nyawa tiga anak di DKI Jakarta. Sebelum ada korban, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo pun melakukan upaya pencegahan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kulonprogo Rina Nuryati menjelaskan, upaya pencegahan dilakukan dengan sosialisasi tentang kewaspadaan penyakit hepatitis akut kepada masyarakat luas.

"Upaya pencegahan dilakukan oleh Dinkes Kulonprogo. Melalui beberapa sosial media Dinkes dan Puskesmas," ucapnya kepada Harian Jogja, Jumat (6/5/2022).

Nuryati menyebut upaya pencegahan bisa dilakukan masyarakat dengan cara mencuci tangan, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, serta tidak bergantian alat makan dengan orang lain.

Baca juga: Hepatitis Akut Misterius Masuk Indonesia, Ini Gejalanya...

"Hindari kontak dengan orang sakit, jaga kebersihan rumah dan lingkungan, serta melaksanakan protokol kesehatan," jelasnya.

Menurutnya Dinkes Kulonprogo juga telah melakukan koordinasi dengan Dinkes DIY. Melalui whatsapp group laporan kasus dari fasilitas kesehatan terus dipantau.

"Jika ada, segera kami koordinasi dengan Dinkes DIY," lanjutnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY menyampaikan belum mendapat laporan kasus soal penyakit tersebut di DIY. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinkes DIY, Pembajun Setyaningastutie.

Meski begitu, Pembajun tetap mengimbau masyarakat untuk hati-hati. Bagi orang tua yang memiliki balita dan anak-anak untuk lebih memberi perhatian protokol kesehatan saat membawanya beraktivitas.

Advertisement

Pembajun juga belum mengetahui apakah ada kaitan hepatitis akut dengan pandemi Covid-19. "Kaitan hepatitis dan Covid-19 sejauh ini belum ada referensi, tapi para pakar atau ahli masih melakukan penelitian," katanya. 

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Streaming Starjoja FM
alt

Program Lapak Ganjar Lagi-lagi Sukses Bantu UMKM Berkembang

News
| Senin, 15 Agustus 2022, 10:57 WIB

Advertisement

alt

Menikmati Pemandangan Tujuh Gunung dari Ngablak Magelang

Wisata
| Jum'at, 12 Agustus 2022, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement