Advertisement
5 Truk Sampah Sudah Uzur, DLH Sleman: Meski Tua Tetap Layak Jalan
Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPST Piyungan, Rabu (23/12/2020). Setelah ditutup warga beberapa hari terakhir, kini TPST Piyungan dibuka kembali. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Sebanyak 38 unit armada pengangkut sampah milik UPTD Pelayanan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman diklaim dalam kondisi baik. Dari jumlah tersebut, hanya 5 unit armada yang berusia renta tetapi tetap layak dioperasionalkan.
Kepala UPTD Pelayanan Persampahan DLH Sleman Rita Probowati mengatakan pihaknya akan mengajukan peremajaan kelima damtruk pengangkut sampah tersebut. Ke-38 unit armada tersebut digunakan untuk mengangkut sampah dari 13 depo di Sleman, destinasi wisata dan instansi lainnya yang bekerjasama.
Advertisement
BACA JUGA: HUT ke-106, Sleman Bangkit dan Pulih dari Pandemi Covid-19
"Tetapi secara umum seluruh armada truk yang kami miliki dalam kondisi baik dan layak untuk mengangkut sampah ke TPST Piyungan," katanya kepada Harianjogja.com, Kamis (12/5/2022).
Hingga Kamis, pihaknya belum mengangkut tumpukan sampah di 13 depo sampah. Sebab, sejak Senin lalu UPTD menerapkan kebijakan pemilahan sampah di masing-masing depo. Tujuannya agar sampah yang dibuang ke TPST Piyungan benar-benar berbentuk residu. "Kami akan buang sampah berbentuk residu ke TPST Piyungan besok [hari ini]," katanya.
Dijelaskan Rita, proses pemilahan sampah tersebut selain akan memberikan manfaat secara ekonomi juga mampu menekan volume sampah yang dikirim ke TPA Piyungan. Dia mengatakan dengan proses pemilahan maka volume sampah yang dikurangi bisa mencapai 50-70%. "Jadi kalau rata biasanya 5-7 ton yang dikirim ke TPST Piyungan, maka dengan proses pemilahan seperti ini nanti hanya 2-3 ton saja dalam bentuk residu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- Target PAD Pariwisata Bantul 2026 Turun Jadi Rp29 Miliar
- Pelepasan 1.000 Balon Jadi Penanda Awal 2026 di HeHa Sky View Patuk
- Libur Nataru, Kunjungan Plunyon-Kalikuning Naik Tajam
- Awali 2026, InJourney Sambut Wisatawan dengan Budaya dan Aksi Hijau
- Penanganan Pohon Rawan Tumbang di Bantul Terkendala Kewenangan
Advertisement
Advertisement




