Advertisement

Gegara PMK, Daging Sapi di Gunungkidul Sepi Pembeli

Triyo Handoko
Kamis, 19 Mei 2022 - 15:57 WIB
Arief Junianto
Gegara PMK, Daging Sapi di Gunungkidul Sepi Pembeli Waginem, pedangan daging di Pasar Argosari, Wonosari, menunggui dagangannya, Sabtu (22/2/2020). - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Attamimi

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Merebaknya kasus penyakit kuku dan mulut (PMK) pada hewan ternak memicu penurunan permintaan daging sapi di Gunungkidul.

Tak tanggung-tanggung penurunan permintaan diperkirakan mencapai 75%.

Advertisement

Sukarni, penjual daging sapi di Pasar Argosari, Kapanewon Wonosari mengakui saat ini dalam sehari dia hanya bisa menjual 15 kilogram (kg) daging sapi.

Padahal sebelumnya dia bisa menjual lebih dari 60 kg per hari. “Harganya juga turun Rp20.000 per kilogramnya jadi Rp130.000,” katanya, Kamis (19/5/2022).

Penurunan permintaan daging sapi itu, kata dia, terjadi sejak awal bulan ini. “Pas berita soal PMK ramai minat masyarakat pada daging sapi jadi turun drastis,” ucap dia.

Akibatnya, Sukarni pun terpaksa mengurangi stok dagangannya sebagai antisipasi kerugian lebih besar lagi.

“Walau daging sapi bisa disimpan jangka lama dengan didinginkan tapi nanti jadi kurang segar. Bisa-bisa malah enggak diminati pembeli,” ujar pedagang berusia 56 tahun itu.

Diketahui, hingga kini memang belum ditemukan kasus PMK. Satu-satunya kasus yang muncul di DIY sejauh ini baru ditemukan di Kulonprogo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Jadwal SIM Keliling Bantul April 2024

Jadwal SIM Keliling Bantul April 2024

Jogjapolitan | 4 hours ago

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kejagung Berperan sebagai Penopang Kepuasan Publik atas Kinerja Presiden

News
| Minggu, 21 April 2024, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Rekomendasi Menyantap Lezatnya Sup Kacang Merah di Jogja

Wisata
| Sabtu, 20 April 2024, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement