Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Ketua DPD PAN Sleman Raudi Akmal di sela kegiatan Launching Program Pencalegan Dini, Sabtu (21/5/2022)/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN- DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Sleman meluncurkan Program Pencalegan Dini Pemilu 2024. Masyarakat terutama kaula muda yang ingin menjadi calon anggota legislatif dipersilahkan mendaftar.
Ketua DPD PAN Sleman Raudi Akmal mengajak tokoh-tokoh terbaik Sleman, juga putra putri generasi muda terbaik Sleman dari lintas profesi, suku, agama dan golongan untuk berjuang di jalur politik untuk maju sebagai calon legislatif (caleg) PAN. PAN Sleman sendiri menargetkan perolehan 12 kursi pada Pemilu 2024.
Program Pencalegan Dini, katanya, menjadi salah satu agenda mendesak untuk bisa merebut para caleg potensial. Adapun caleg incumbent tetap mendapatkan prioritas karena mereka dinilai mampu merawat konstituen masing-masing. Evaluasi juga sangat dibutuhkan agar memotivasi dan tidak lengah dalam mempertahankan kursi di 2024.
BACA JUGA: Kekerasan terhadap Jurnalis: Kematian Udin di Jogja Disorot di Malaysia
"Saya mengajak semua kader terbaik Sleman untuk maju sebagai caleg melalui PAN. Saya minta semua pengurus untuk membuka peluang seluas-luasnya kepada masyarakat yang memiliki potensi menjadi caleg untuk menambah perolehan kursi PAN pada Pemilu 2024 mendatang," ujar Raudi di sela Launching Program Pencalegan Dini, Sabtu (21/5/2022).
Pada Pemilu 2024 mendatang, PAN Sleman menargetkan 12 kursi. Untuk mencapai target tersebut, katanya, beragam pendekatan harus dilakukan salah satunya dengan merekrut caleg-caleg potensial yang sesuai dengan visi misi dan perjuangan PAN. Dalam Pemilu mendatang, katanya, kerja kolektif harus diutamakan. Selain infrastruktur partai, peran caleg potensial juga sangat menentukan. Begitupun sebaliknya, tidak hanya mesin caleg yang bekerja tetapi juga mesin partai harus ikut bergerak aktif.
"Kami harus memastikan kesiapan segala hal menyangkut pemenangan Pemilu 2024. Waktu tinggal 1 tahun lagi, Pemilu akan semakin berat, apalagi kecenderungan pemilih mulai lebih pragmatis. Karena itu, kami harus punya strategi melakukan pendidikan politik ke masyarakat. Tidak boleh lengah karena Pasti Ada Harapan," tutur Raudi.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang hadir pada kesempatan itu mengapresiasi terobosan yang dilakukan DPD PAN Sleman untuk menambah jumlah perolehan kursi pada Pemilu 2024 mendatang. "Semoga dengan program pencalegan dini ini, dapat menambah jumlah kursi di DPRD Sleman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
DPC Gerindra Gunungkidul mulai membangun kantor permanen di Baleharjo dengan anggaran sekitar Rp1 miliar dari iuran kader dan anggota.
Warga Padukuhan Karang menolak tambang pasir Sungai Progo. DPRD Kulonprogo mendesak Pemkab hadir, sementara Wabup mengaku sudah mediasi.
Wamenkes Dante Saksono menyebut layanan BPJS akan disetarakan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal dan prioritas penyakit katastropik.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.