Advertisement

Viral! Wisatawan Masuk Gumuk Pasir Bantul Ditarik Rp100.000

Bernadheta Dian Saraswati
Selasa, 31 Mei 2022 - 13:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Viral! Wisatawan Masuk Gumuk Pasir Bantul Ditarik Rp100.000 Gumuk pasir di Pantai Parangtritis. - IST/Humas Pemkab Bantul

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Baru-baru ini jagad media sosial digegerkan dengan video seorang wisatawan diminta membayar Rp100.000 untuk masuk kawasan Gumuk Pasir di Bantul. Seorang perempuan yang diduga menjual tiket itu beralasan lahan yang digunakan adalah milik pribadi.

Video yang bersumber dari TikTok @dwiriyantoo itu diunggah oleh akun @merapi_uncover pada Selasa (31/5/2022). Tidak dijelaskan kapan peristiwa itu terjadi.

"Yang mw ke gumuk pasir yg lokasi ini hati2 ya, bukan soal nominal tapi bisanya aq cm bayar parkir aja tapi tadi aq ke sana di suruh bayar 100rb. Katanya uda lama, knp kalo lama yg dulu aq gk pernah dimintai 100rb. Lahan pribadi tapi jangan gini banget lah buk," caption dalam postingan itu. 

Wisatawan yang merekam ibu-ibu penjual tiket itu mengaku kedatangannya bukanlah yang pertama. Ia sudah sering ke Gumuk Pasir untuk mengantarkan teman atau sekadar jalan-jalan. Biasanya ia hanya ditarik biaya parkir tetapi kali ini ia kaget karena diminta membayar Rp100.000.

Baca juga: Lari Lintas Alam Gumuk Pasir Parangkusumo Bantul Kembali Digelar Juni

"Soalnya lokasi yang ini, ini punyanya pribadi, punya hak milik. Kalau di sana punyanya Sultan Ground," alasan ibu berkerudung itu sambil menunjukkan area milik Sultan Ground.

"Nah ini berarti punya pribadi tapi suruh bayar Rp100.000?" tanya wisatawan itu. 

"Ya terserah kalau mau, monggo, kalau sampeyan nawar ya enggak apa-apa to," kata ibu itu.

Advertisement

"Soalnya kita sering ke sini cuma bayar parkir, nggene njenegan kula yo tau jajan ten mriki [saya juga pernah jajan di tempat Anda]. Berarti baru kali ini dimintain Rp100.000?" tanya wisatawan itu lagi.

"Enggak udah lama," jawab ibu itu. 

Melihat postingan itu, warganet justru meminta wisatawan tersebut menjelaskan secara detail apakah biaya Rp100.000 hanya untuk parkir, bermain sandboarding, atau prewedding.

Advertisement

"Harus dijelasin mas, itu jenengan hanya skeedar maen sandboarding, atau jenengan ajeng foto prawedding. Karena saya juga sering ke sana, bayar parkir saja klo tdk foto prawedd," tulis @beautifuljogjakarta. 

"100 rb setauku harga untuk sandsurfing, atau foto prewed/pake kamera slr," timpal @diosetta.69. 

"Tapi emang dah 2th ini sih bayar 100rb kalo buat photo prewed..kalo cuman main kayaknya cm parkir sm karcis to.. ini lahan punya beliau sudah puluhan tahun.. kalo mau yg alamai besar dan murah ke gumuk barcan yg milik pemerintah," sambung @deebataramakeup. 

Namun ada pula warganet yang tercengang dengan penuturan wisatawan itu. 

Advertisement

"1 orang 100rb? Edan nek tenan semono, ra masyuk blas," saktya_ganes. 

"Ternyata bener, setiap sudut Jogja terbentuk dari PARKIR NUTHUK!" tulis @faiztofani.  

Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan kasus tersebut langsung ditangani dinas yang bersangkutan. "Hari ini sudah ditindaklanjuti Dispar Bantul, semoga ke depan tidak terulang," kata dia kepada Harianjogja.com. 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Erick Thohir: Rasio Utang BUMN Turun Jadi 35 Persen

News
| Selasa, 05 Juli 2022, 04:47 WIB

Advertisement

alt

7 Makanan Indonesia Favorit Dunia

Wisata
| Sabtu, 02 Juli 2022, 11:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement