Derby della Madonnina Memanas, AC Milan Tekuk Inter 3-1
AC Milan mengalahkan Inter Milan 3-1 dalam Derby della Madonnina. Christian Pulisic, Adrien Rabiot, dan Diego Moreira menjadi pencetak gol.
Pelaksanaan Rapat Koordinasi di Kantor DPW Partai Ummat, Minggu (5/6/2022)/Harian Jogja/Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA--DPW Partai Ummat DIY mengklaim telah mendapatkan banyak dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Mereka optimistis dengan perolehan sekitar 300.000 suara dalam Pemilu 2024 mendatang.
Ketua DPW Partai Ummat DIY Dwi Kuswantoro menyatakan sedikitnya 5.000 warga DIY telah memiliki kartu tanda anggota Partai Ummat. Persyaratan untuk verifikasi faktual pun telah siap yang rencananya akan dimulai pada 1 Agustus 2022 oleh KPU. Ia mengklaim seiring makin dekatnya tahapan Pemilu 2024, partainya mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat termasuk sejumlah organisasi kemasyarakatan.
"Banyak ormas yang memberikan dukungan moral dan material ke kami, sehingga simpatisan kami terus bertambah," katanya di sela-sela Rapat Koordinasi di Kantor DPW Partai Ummat, Minggu (5/6/2022).
Ia mengatakan dengan banyaknya simpatisan tersebut partainya yakin bakal mendapatkan banyak suara setidaknya 300.000 suara untuk seluruh DIY dalam Pemilu 2024 mendatang. Dwi menargetkan semua daerah pemilihan di DIY dapat diisi oleh kader Partai Ummat.
BACA JUGA: Haryadi Ditangkap KPK, Warga Cukur Gundul di Balai Kota Jogja
"Sangat optimistis bisa mendapatkan 300.000 suara dan itu terisi semua dapil. DIY kan jumlah pemilih sekitar 2,5 juta. Kami bertekad untuk semua DPRD di kabupaten dan kota ada Fraksi Ummat," kata mantan Ketua Majelis Pemberdayaan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY ini.
Wakil Ketua DPP Nazaruddin mengatakan Partai Ummat DIY lebih maju selangkah dibandingkan DPW lainnya di Indonesia. Bahkan saat ini sudah mulai melakukan koordinasi pemenangan. Secara nasional, kata dia, sedang dipersiapkan untuk persiapan verifikasi
Akan tetapi mantan Ketua DPW PAN DIY ini tidak menampik masih ada beberapa daerah yang masih dalam proses pembentukan kepengurusan. Mulai dari Nusa Tenggara Timur (NTT), Kepulauan Riau dan Kalimantan Tengah. Hal ini disebabkan karena kondisi geografis suatu wilayah.
"Seperti Kepulauan Riau untuk untuk melakukan koordinasi tatap muka antar kecamatan saja harus pakai perahu. Tetapi kami targetkan syarat untuk verifikasi faktual ini selesai sebelum Agustus. Yang sudah selesai [siap diverifikasi] itu yang mengejutkan salah satunya Papua Barat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AC Milan mengalahkan Inter Milan 3-1 dalam Derby della Madonnina. Christian Pulisic, Adrien Rabiot, dan Diego Moreira menjadi pencetak gol.
Kecelakaan truk tronton dan bus Sinar Jaya terjadi di Tol Solo-Ngawi KM 498+800 Boyolali, Senin sore. Sopir truk dilaporkan meninggal dunia.
Pemkab Bantul mulai menyosialisasikan wajib belajar prasekolah setahun bagi anak usia 5–6 tahun sebagai bagian dari program wajib belajar 13 tahun.
Komisi A DPRD Jogja mendorong adanya kendala pemerintahan digital dan memperkuat audit eksternal untuk meningkatkan layanan publik.
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Kajian Celios memperkirakan kerugian kesehatan akibat karhutla 2026 mencapai Rp224,65 triliun, dengan potensi 41,89 juta orang terdampak ISPA.