Advertisement

Penganiayaan di Holywings Diduga Melibatkan Polisi, Polres Sleman Usut Pelaku

Lugas Subarkah
Minggu, 05 Juni 2022 - 13:17 WIB
Bhekti Suryani
Penganiayaan di Holywings Diduga Melibatkan Polisi, Polres Sleman Usut Pelaku Ilustrasi kekerasan. - Pixabay

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN-Seorang bernama Bryan Yoga Kusuma menjadi korban penganiayaan di klub malam Holywings Jogja, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Sabtu (4/6/2022) dini hari. Polres Sleman kini tengah menyelidiki kejadian ini.

Kapolres Sleman, AKBP Achmad Imam Rifai, membenarkan adanya kejadian ini dan petugas telah menggelar penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Sedang berproses. Para pihak yang memang harus bertanggung jawab terkait kejadian ini akan kami mintai pertanggung jawaban,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Sabtu (4/6/2022) malam.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Dalam kejadian ini, dikabarkan ada anggota kepolisian yang terlibat. Ia memastikan perlakuan kepada pelaku akan disamakan baik itu anggota maupun bukan. “Para pihak sudah kami mintai keterangan, untuk prosesnya tidak memandang misal ada keterlibatan anggota,” ungkapnya.

Ia belum bisa menyampaikan bagaimana kronologi penganiayaan ini karena proses pengambilan keterangan dari para saksi masih berlangsung. “Nanti hasilnya tentu perlu dari para pihak baik saksi-saksi yang ada di TKP maupun bukti-bukti lain yang mendukung keterangan itu,” kata dia.

Perwakilan keluarga korban, Anung Prajotho, dalam keterangan tertulisnya menuturkan kejadian bermula sekitar pukul 02.00 WIB ketika korban diprovokasi oleh seorang yang berujung pada perkelahian di depan parkiran Holywings.

BACA JUGA: Haryadi Ditangkap KPK, Warga Cukur Gundul di Balai Kota Jogja

Saat itu, orang yang memprovokasi tersebut memanggil temannya yang lain dan kemudian mengumpulkan seluruh security, preman, tukang parkir dan lainnya. “Saat perkelahian, Bryan Yoga Kusuma dihajar kurang lebih selama satu jam oleh sekitar 20 orang, dan ada juga oknum polisi yang terlibat,” ungkapnya.

Pihak keluarga tidak mengetahui peristiwa ini, sampai ada pemberitahuan dari teman korban yang juga ikut di Holywings, pada pagi harinya pukul 07.00 WIB, yang menyebutkan Bryan mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sleman.

Advertisement

“Pihak keluarga sangat menyayangkan, bahwa tidak seorang pun anggota polisi yang berada di Polres maupun yang terlibat di Holywings untuk memberitahukan peristiwa ini kepada pihak keluarga,” unjarnya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Tarif Ojek Online Akan Ditentukan Gubernur, Begini Tanggapan Ojol

News
| Rabu, 30 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

alt

Masangin Alkid, Tembus Dua Beringin Bakal Bernasib Mujur

Wisata
| Selasa, 29 November 2022, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement