Disbud DIY Kenalkan Nilai dan Budaya Jogja ke Mahasiswa 34 Provinsi

Media Digital
Media Digital Selasa, 07 Juni 2022 07:17 WIB
Disbud DIY Kenalkan Nilai dan Budaya Jogja ke Mahasiswa 34 Provinsi

Kantor Dinas Kebudayaan DIY - budaya.jogjaprov.go.id

Harianjogja.com, JOGJA — Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY menyelenggarakan jelajah budaya upacara adat 3 padukuhan di Desa Budaya Giring, Gunungkidul pada Senin (6/6/2022).

Kegiatan yang diikuti puluhan mahasiswa dari 34 provinsi ini bertujuan untuk mengenalkan nilai dan budaya Jogja kepada para pelajar.

Kepala Bidang Pengembangan dan Pemeliharaan Adat, Tradisi, Lembaga Budaya dan Seni Disbud DIY, Yuliana Eni Lestari Rahayu menjelaskan, Jogja sebagai miniatur Indonesia didiami oleh banyak orang dari berbagai penjuru nusantara. Keanekaragaman itu menjadi potensi yang khas yang dimiliki oleh wilayah tersebut.

"Sebagai institusi budaya maka sudah menjadi kewajiban kami untuk mengenalkan identitas dan nilai Jogja kepada masyarakat banyak, terkhusus para pelajar," kata Eni.

Jelajah budaya selendang sutra merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Disbud DIY. Mahasiswa yang tengah menimba ilmu di kota pelajar diajak untuk mengenal lebih dekat nilai-nilai dan tradisi budaya di wilayah itu. Tujuannya agar para mahasiswa bisa hidup berdampingan dengan tradisi dan adat istiadat yang dimiliki Jogja.

Pada tahun ini Desa Budaya Giring, Gunungkidul dipilih sebagai tempat untuk mengenalkan satu dari sekian banyak budaya Jogja. Sebab, desa itu merupakan tempat saat dua tokoh yakni Ki Ageng Giring III dan Ki Ageng Pemanahan menerima wahyu keraton.

"Di sana kan merupakan desa budaya, mereka akan melihat upacara adat yang akan dijelaskan soal tradisi itu. Karena di sana kan juga ada napak tilas Ki Ageng Giring dan Ki Ageng Pemanahan, nanti di sana akan diceritakan wahyunya Mataram, kemudian berkeliling dan nyekar di makam Ki Ageng Giring," ungkap Eni.

Salah seorang mahasiswa asal Bengkulu, Riska Melani mengapresiasi upaya Disbud DIY yang mengenalkan budaya dan nilai adat istiadat Jogja kepada mahasiswa. Menurutnya hal ini penting agar para mahasiswa tahu dan berupaya untuk menyesuaikan aturan dan ketentuan yang berlaku di wilayah tersebut selama proses menempuh perkuliahan

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online