Lebih Rendah dari Tahun Lalu, Anggaran Penanganan Jalan di Kulonprogo Hanya Rp23 Miliar

Anisatul Umah
Anisatul Umah Rabu, 08 Juni 2022 15:27 WIB
Lebih Rendah dari Tahun Lalu, Anggaran Penanganan Jalan di Kulonprogo Hanya Rp23 Miliar

Jalan rusak di ruas jalan sekitar Pasar Wates, Kulonprogo, Selasa (7/6/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah

Harianjogja.com, KULONPROGO—Anggaran pembangunan dan perawatan jalan di Kulonprogo tahun ini lebih rendah 71,25% dibandingkan tahun lalu. Pada 2022 total anggarannya hanya Rp23 miliar sementara di 2021 mencapai Rp80 miliar.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kulonprogo Nurcahyo Budi Wibowo merinci anggaran penanganan jalan tahun ini sebesar Rp20 miliar. Anggaran itu dipakai untuk pembangunan jalan, rekonstruksi jalan, dan juga pemeliharaan jalan kabupaten.

BACA JUGA: Kulonprogo Bercita-cita Punya Destinasi Wisata Super Prioritas

Sementara, anggaran pemeliharaan rutin jalan dan jembatan sebesar Rp3 miliar dan dipakai untuk pemeliharaan di 12 kecamatan.

“Ya [Rp20 miliar dan Rp3 miliar] perbaikan jalan tahun 2022 ini,” ujarnya kepada Harian Jogja, Rabu (8/6/2022).

Anggaran di tahun 2021 sebesar Rp80 miliar berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni dan perubahan serta Dana Alokasi Khusus (DAK) total untuk pekerjaan konstruksi jalan kabupaten.

“Setahu saya karena dari Pemerintah Pusat yang berkurang banyak, DAK juga hanya dapat sedikit. Sehingga pendapatan daerah juga berkurang banyak. APBD 2022 turun dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar dia.

BACA JUGA: KPK Angkut Berkas Perizinan Selama Haryadi Menjabat Wali Kota Jogja

Beberapa jalanan di Kulonprogo mengalami kerusakan cukup parah, seperti di Jalan Sanun dan Tunjangan, Wates. Menurutnya, Jalan Sanun akan ditangani secara rutin.

“Jalan Tunjangan karena kerusakannya berat akan diusulkan diperbaiki pada 2023,” tuturnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online