Hiphop, Diplomasi yang Datang dari Jalanan
Program Next Level di Bantul menunjukkan jejak diplomasi hiphop sebagai medium ekspresi generasi muda dan dialog budaya lintas negara.
Ilustrasi pendaftaran PPDB 2018./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA--Rangkaian proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK Negeri di DIY untuk Tahun Ajaran 2022/2023 dimulai pada 21 Juni 2022. Adapun rangkaian proses verifikasi dan input data dimulai 30 Mei 2022.
Dikutip dari laman https://ppdb.jogjaprov.go.id/ Verifikasi dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Verifikasi (SIVERI PPDB) untuk beberapa hal seperti calon siswa yang akan mengajukan perubahan data domisili yang bermasalah; pendataan radius tempat tinggal; verifikasi dokumen calon peserta didik dari keluarga tidak mampu (jalur afirmasi); penambahan nilai prestasi nonakademik; perpindahan tugas orang tua/wali; input data khusus siswa lulusan luar DIY dan lulusan dalam DIY sebelum tahun 2022.
BACA JUGA: PPDB Kota Jogja: Masalah Kependudukan Paling Banyak Dikeluhkan
Sementara calon siswa yang tidak memerlukan layanan verifikasi, bisa langsung mendaftarkan diri pada laman tersebut, pada bagian tahap pendaftaran dan seleksi online yang dimulai pada 21 Juni 2022.
21 – 24 Juni
Pengajuan akun, Pengambilan pin/token.
27 – 29 Juni
Pemilihan sekolah/peminatan.
27 – 30 Juni
Seleksi online serta pemantauan hasil seleksi real time.
27 – 28 Juni
Perubahan pilihan.
1 Juli
Pengumuman hasil seleksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK mengungkap dugaan penerimaan Rp12,4 miliar oleh Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dari praktik korupsi proyek dan suap.
APBN semester I/2026 mencatat defisit Rp196,5 triliun. Pemerintah memastikan pengelolaan kas negara tetap terjaga melalui strategi pembiayaan fiskal.
Padhang Bulan Fest 2026 digelar 18–21 September di Jogja dengan Safari Dakwah dan festival di JEC. Targetkan 25.000 pengunjung.
Densus 88 menangkap dua terduga teroris di Ciamis dan Lampung terkait dugaan propaganda dan rekrutmen melalui media sosial.
Akses air perpipaan di Kota Jogja baru 30 persen. Wali Kota Hasto Wardoyo mengingatkan risiko pencemaran air sumur bagi warga.