Advertisement

PPDB 2022: Ribuan Pelajar dari Luar Derah Berebut Sekolah ke DIY

Sunartono
Kamis, 09 Juni 2022 - 21:37 WIB
Bhekti Suryani
PPDB 2022: Ribuan Pelajar dari Luar Derah Berebut Sekolah ke DIY Ilustrasi PPDB. - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 1.196 pelajar dari luar DIY akan mengikuti Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) sebagai salah satu syarat untuk mendaftar sebagai peserta Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022.

Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menjelaskan pelajar dari luar DIY yang akan mendaftar di SMA/SMK Negeri di DIY harus mengikuti Asessmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD). Adapun pelaksanaan ASPD ini digelar di sejumlah sekolah setingkat SMA yang sudah ditunjuk.

"ASPD ini digelar di sekolah yang memiliki fasilitas memadai, salah satunya di SMK 2 untuk Kota Jogja," katanya, Kamis (9/6/2022).

Jumlah pendaftar ASPD ini tercatat 1.196 siswa setelah pendaftaran dibuka sejak 30 Mei hingga 6 Juni 2022. Mereka sebagian besar merupakan siswa dari luar DIY yang akan mengikuti PPDB di DIY serta siswa dari dalam DIY dua tahun yang lalu karena belum punya ASPD.

BACA JUGA: Perang Rusia vs Ukraina Hari ke-106: Makin Kacau! Pasukan Ukraina Dipaksa Mundur

Mata pelajaran yang akan diujikan sama dengan ASPD yang selama ini digelar di DIY. Begitu juga dengan bobot soal pun standar dengan yang diujikan di DIY. "Kami membuat enam paket soal, secara umum bobot soalnya sama dengan ASPD yang selama ini digelar. Pendaftar dari luar DIY cukup banyak," ujarnya.

Didik mengatakan ASPD menjadi salah satu alat yang digunakan untuk seleksi masuk sehingga para siswa yang akan mengikuti tes harus mempersiapkan diri. Mata pelajaran yang masuk ASPD terdiri atas Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA.

"Untuk pelaksanaan ASPD di DIY ini digelar pada tanggal 13 dan 14 Juni dalam sehari akan diujikan dua mata pelajaran. Harapan kami anak-anak mempersiapkan diri," katanya.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengimbau kepada masyarakat yang akan mendaftar terkait dengan PPDB 2022 untuk mentaati ketentuan yang berlaku. Selain itu mereka tidak perlu menggunakan segala cara atau kecurangan dalam proses pendaftaran.

"Yang perlu dicatat oleh orang tua adalah sepanjang anak itu belajar dengan baik maka hasilnya akan baik. Jadi tidak harus diterima di satu sekolah," ucapnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Jogja Macet, Berkah bagi Pedagang

Jogja Macet, Berkah bagi Pedagang

Jogjapolitan | 3 hours ago

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Viral Unggahan JKT48 Dilecehkan di Mal Solo, Gibran Geram

News
| Minggu, 03 Juli 2022, 23:07 WIB

Advertisement

alt

7 Makanan Indonesia Favorit Dunia

Wisata
| Sabtu, 02 Juli 2022, 11:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement