Gempa M5,2 Guncang Ruteng NTT, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami
Gempa M5,2 mengguncang Ruteng, NTT, Senin pagi. BMKG menyebut gempa berada di kedalaman 10 km dan tidak berpotensi tsunami.
Ilustrasi PPDB./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 1.196 pelajar dari luar DIY akan mengikuti Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) sebagai salah satu syarat untuk mendaftar sebagai peserta Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022.
Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menjelaskan pelajar dari luar DIY yang akan mendaftar di SMA/SMK Negeri di DIY harus mengikuti Asessmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD). Adapun pelaksanaan ASPD ini digelar di sejumlah sekolah setingkat SMA yang sudah ditunjuk.
"ASPD ini digelar di sekolah yang memiliki fasilitas memadai, salah satunya di SMK 2 untuk Kota Jogja," katanya, Kamis (9/6/2022).
Jumlah pendaftar ASPD ini tercatat 1.196 siswa setelah pendaftaran dibuka sejak 30 Mei hingga 6 Juni 2022. Mereka sebagian besar merupakan siswa dari luar DIY yang akan mengikuti PPDB di DIY serta siswa dari dalam DIY dua tahun yang lalu karena belum punya ASPD.
BACA JUGA: Perang Rusia vs Ukraina Hari ke-106: Makin Kacau! Pasukan Ukraina Dipaksa Mundur
Mata pelajaran yang akan diujikan sama dengan ASPD yang selama ini digelar di DIY. Begitu juga dengan bobot soal pun standar dengan yang diujikan di DIY. "Kami membuat enam paket soal, secara umum bobot soalnya sama dengan ASPD yang selama ini digelar. Pendaftar dari luar DIY cukup banyak," ujarnya.
Didik mengatakan ASPD menjadi salah satu alat yang digunakan untuk seleksi masuk sehingga para siswa yang akan mengikuti tes harus mempersiapkan diri. Mata pelajaran yang masuk ASPD terdiri atas Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA.
"Untuk pelaksanaan ASPD di DIY ini digelar pada tanggal 13 dan 14 Juni dalam sehari akan diujikan dua mata pelajaran. Harapan kami anak-anak mempersiapkan diri," katanya.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengimbau kepada masyarakat yang akan mendaftar terkait dengan PPDB 2022 untuk mentaati ketentuan yang berlaku. Selain itu mereka tidak perlu menggunakan segala cara atau kecurangan dalam proses pendaftaran.
"Yang perlu dicatat oleh orang tua adalah sepanjang anak itu belajar dengan baik maka hasilnya akan baik. Jadi tidak harus diterima di satu sekolah," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M5,2 mengguncang Ruteng, NTT, Senin pagi. BMKG menyebut gempa berada di kedalaman 10 km dan tidak berpotensi tsunami.
Semarak Fun Run 6K di kawasan Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi bagian dari rangkaian Transmigrasi Festival 2026.
Prabowo menambah 17 pesawat water bombing, 1.500 personel, serta 200 pompa untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Senin (24/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Prabowo Subianto akan meninjau penanganan karhutla di Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan setelah 2.894 hotspot terdeteksi di Sumatera.
Pemerintah menyiapkan pembatasan Pertalite berdasarkan jenis kendaraan dan kondisi ekonomi. Mobil mewah berpotensi tak lagi bisa membeli BBM subsidi.