Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi pedagang gorengan menggoreng tahu./Antara-Budi Candra Setya
Harianjogja.com, BANTUL—Harga minyak goreng (migor) curah di Bantul sudah normal sejak beberapa hari terakhir atau sudah Rp14.000 untuk satu liter.
Siti Hanifah, salah satu pemilik toko kelontong di Pasar Bantul, mengatakan sudah sejak lima hari lalu harga migor curah yang ia jual Rp14.000 per liter. Sebab, harga dari distributor juga sudah turun, yakni Rp13.000 per liter.
BACA JUGA: Baru Tengah Tahun, Kasus DBD Sudah Lampaui Kejadian 2021
“Sudah normal harganya, sudah Rp14.000 sejak lima hari lalu,” kata Hanifah, saat ditemui di tokonya, Kamis (23/6/2022).
Meski harga dari distributor sudah turun, tetapi pembelian tetap dibatasi. Ia hanya memperoleh 20 jeriken dari distributor di Prambanan dan dua jeriken dari distributor migor di Bantul. Padahal, dalam sepekan Hanifah membutuhkan setidaknya 50 jeriken migor curah.
Menurut dia, migor curah paling laku dijual terutama para usaha kecil seperti penjual gorengan dan penjual pecel lele. Sementara harga minyak goreng kemasan masih stabil tinggi, yakni Rp22.000-Rp23.000 per liter. “Yang paling laku minyak curah,” katanya.
Senada, Sumiyati juga mengaku harga minyak goreng sudah turun sejak beberapa hari terakhir ini, tetapi stok dari distributor masih dibatasi. Dari distributor di Bantul ia hanya mendapat jatah empat jeriken, sementara dari distributor Indomarco dapat lima jeriken dengan harga Rp12.500 per liter. Sementara satu jeriken isi 18 liter.
“Harga sudah turun tapi stok masih dibatasi,” kata Sumiyati.
Stok dari distributor di Bantul ada tiap hari dengan jatah empat jeriken. Sementara, dari Indomarco hanya sepekan sekali. Selain itu, dia juga dikirimi minyak curah sudah dalam kemasan botol dari Hemat tetapi tanpa label dengan harga Rp14.000 per liter kemudian ia jual kembali Rp15.000.
BACA JUGA: Penerbangan Longgar, Penerbitan Paspor di Jogja Naik 157%
Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) Perindustrian dan Perdagangan (Dinkop UKM Perindag) Bantul, Yanatun Yunadiana, mengatakan dari hasil pantauannya di sejumlah pasar rakyat di Bantul, harga migor curah saat ini sudah turun dengan kisaran harga Rp14.000-15.000 per liter. “Jadi harga minyak curah sudah normal,” katanya.
Demikian stok dari sejumlah distributor diklaimnya juga aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.