Gerindra Sleman Bangun Kantor Baru, Targetkan Rampung Februari 2027
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Anak-anak mengisi waktu libur sekolah dengan bermain di Sungai Kali Kuning Jembatan Yapah, Karanglo, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Sabtu (2/7/2022)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN -- Pada liburan sekolah tahun ini wisatawan banyak mengunjungi destinasi-destinasi wisata alam. Salah satunya wisata sungai yang bisa menjadi alternatif pengisi libur anak-anak.
Seperti yang terlihat di wisata Sungai Kali Kuning Jembatan Yapah, Karanglo, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman. Sejumlah wisatawan yang didominasi wisata keluarga mendatangi destinasi yang diresmikan sejak 2020 itu.
Salah satunya, Sriyanti, warga Manisrenggo, Klaten. Untuk mengisi waktu libur sekolah, ia sengaja membawa anak-anaknya bermain di sungai tersebut. Selain bersih dan airnya dangkal, wahana di sungai tersebut dinilai cocok untuk anak-anak.
"Ya buat hiburan anak-anak selama libur sekolah. Di sini masih bayar seikhlasnya dan sungainya alami. Ini bisa menjadi wisata alternatif yang murah bagi kami," kata Yanti, Sabtu (2/7/2022).
BACA JUGA: Dieng Culture Festival 2022 Digelar September 2022
Salah seorang pengelola Wisata Sungai Kali Kuning Jembatan Yapah, Martanto mengatakan meskipun wisatawan yang datang tidak sebanyak masa PPKM tahun lalu namun lokasi tersebut masih banyak dikunjungi wisatawan. Warga secara mandiri dan bertahap terus melakukan penataan di kawasan tersebut.
"Memang yang datang tidak terlalu banyak seperti saat awal-awal dibuka. Hingga kini kami tidak meminta biaya masuk bagi pengunjung, hanya menyediakan kotak infak seikhlasnya saja. Hasilnya itu kami gunakan untuk melakukan penataan sarana dan prasarana," katanya.
Sejak dibuka resmi tahun lalu hingya kini, lanjut Tanto, pengurus masih berkonsentrasi melakukan penataan di kawasan tersebut. Penataan dilakukan di sekitar sungai untuk memberikan kenyamanan bagi warga yang berkunjung. Meskipun begitu, berberapa fasilitas seperti gazebo, kamar mandi dan food court sudah tersedia.
"Periode saat ini masih dalam tahap penataan. Kami masih akan melengkapi beberapa gazebo, pelan-pelan yang penting aman dan nyaman dulu apalagi yang datang rata-rata anak-anak," ujarnya.
BACA JUGA: Perawatan, Museum RA Kartini Ditutup Hingga Minggu
Berdasar pantauan Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman pada sejumlah destinasi, jumlah kunjungan meningkat dibandingakan hari-hari sebelum liburan sekolah. "Kalau sebelumnya keramaian hanya pada saat libur Sabtu dan Minggu, saat ini di luar hari liburpun kunjungannya cukup ramai rata-rata kenaikanya 50-70 persen dibanding hari biasa," kata Plt Dispar Sleman Suparmono.
Selain wisata alam, museum saat libur sekolah kembali menjadi destinasi favorit untuk dikunjungi. "Berdasar pemantauan kami untuk Museum Gunung Merapi, Ullen Sentalu, dan Monumen Jogja Kembali dengan titik puncak jumlah kunjungan dalam sehari antara rentang 800-1800an pengunjung," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Windows 11 26H2 resmi tersedia. Simak syarat perangkat, cara update lewat Windows Update, fitur baru, dan masa dukungan dari Microsoft.
Jadwal bola malam ini, Selasa 13 Oktober hingga Rabu dini hari WIB, menyajikan Liga Champions Asia Elite serta Atletico Madrid vs Manchester United.
DPMPTSP Sleman menggelar Forum Konsultasi Publik untuk menyempurnakan standar pelayanan inklusif dan meningkatkan aksesibilitas bagi kelompok rentan serta penya
Serangan rudal di Riyadh memicu kekhawatiran menjelang Piala Asia 2027. FIFPRO menekankan keselamatan pemain, suporter, dan staf.
MotoGP mulai mendenda pembalap yang tidak mengikuti Hero Walk minimal 10 menit. Denda awal mencapai 5.000 euro dan meningkat jika pelanggaran berulang.