Advertisement

Liburan Sekolah, Gunungkidul Diserbu Pelancong

David Kurniawan
Minggu, 03 Juli 2022 - 16:27 WIB
Arief Junianto
Liburan Sekolah, Gunungkidul Diserbu Pelancong Pengunjung memadati kawasan wisata di Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari. Minggu (3/7/2022). - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjoga.com, GUNUNGKIDUL -- Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul mencatat ada kenaikan kunjungan selama libur sekolah.

Pengunjung yang datang diminta tetap mewaspadai potensi penularan virus Corona, meski hingga kini, angka penularan mulai dapat dikendalikan.

Kepala Dispar Gunungkidul, Muhammad Arif Aldian mengatakan liburan sekolah merupakan waktu yang tepat untuk berwisata ke Gunungkidul. Berbagai objek wisata mulai dari kawasan wisata, susur gua, susur sungai hingga menikmati keindahan alam pegunungan.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA: Selingkuh Sampai Punya Anak, 2 PNS Gunungkidul Dipecat

Menurut dia, berbagai destinasi ini akan membawa keseruan serta pengalaman untuk mengisi liburan sekolah. “Gunungkidul memiliki banyak pilihan wisata dan disesuaikan minat pengunjung. Misal pengin ke pantai bisa datang ke sisi selatan, tetapi kalau ingin susur sungai bisa ke Air Terjun Sri Getuk, Cave Tubing Kali Suci atau Gua Pindul. Kalau pengin pemandangan alam bisa ge Gunung Api Purba Nglanggeran, Embung Sriten atau wisata di zona utara lainnya,” katanya, Minggu (3/7/2022).

Aldian mengungkapkan, selama seminggu liburan sekolah sudah ada kenaikan kunjungan. Untuk hari kerja rata-rata ada 3.000-5.000 pengunjung setiap harinya. Jumlah ini meningkat dibandingkan kunjungan hari biasa di kisaran 1.000-2.000 pengunjung.

Untuk akhir pekan peningkatan lebih signifikan. Sebagai contoh, Minggu (19/6/2022) atau sebelum libur sekolah, kunjungan hanya sebanyak 17.430 orang. Namun, satu minggu kemudian melonjak menjadi 23.482 orang.

“Untuk Sabtu kemarin [2/7/2022] kunjungan yang datang sebanyak 15.030 orang. Sedangkan hari ini [Minggu] pendataan belum selesai karena kunjungan masih berlangsung,” katanya.

Meski demikian, Aldian meminta kepada pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan karena kondisi masih masa pandemi sehingga ancaman penularan virus Corona belum sepenuhnya hilang.

Advertisement

“Memang kasus melandai, tapi ada baiknya tetap mematuhi protokol kesehatan, walaupun ada beberapa pelonggaran,” katanya.

Menurut dia, untuk mengurangi risiko penularan virus, sudah ada berbagai upaya. Selain destinasi memiliki sertifikat CHSE, juga ada sarana prasarana pendukung lainnya seperti fasilitas cuci tangan hingga penerapan aplikasi Peduli Lindungi. “Mudah-mudahan semua berjalan lancar,” katanya.

BACA JUGA: 5 Jabatan Kepala OPD di Gunungkidul Masih Kosong

Advertisement

Direktur Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Maju Mandiri, selaku pengelola Gua Pindul, Saryanto mengatakan pada saat liburan sekolah ada peningkatan kunjungan ke wisata Gua Pindul. Hampir setiap hari sekurangnya ada sekitar 400-500 orang yang berkunjung. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan hari-hari biasa yang hanya sekitar 200-250 orang per hari.

Saryanto berharap kondisi bisa benar-benar pulih sehingga tingkat kunjungan dapat kembali normal seperti sebelum adanya pandemi. “Sebelum pandemi sehari bisa 1.000 orang. Tetapi sekarang, bisa datang 500 sudah bagus,” ungkapnya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

Jogjapolitan | 33 minutes ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

KPK Panggil Zumi Zola Terkait Dugaan Suap Pengesahan RAPBD Provinsi Jambi

News
| Selasa, 27 September 2022, 21:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement