Advertisement

Booster Jadi Syarat Perjalanan, Pemda: Bisa Tingkatkan Capaian di DIY

Sunartono
Senin, 04 Juli 2022 - 22:17 WIB
Arief Junianto
Booster Jadi Syarat Perjalanan, Pemda: Bisa Tingkatkan Capaian di DIY Seorang lansia mendapatkan vaksinasi booster di Kantor Kecamatan Ngemplak, Sleman, Kamis (24/2/2022). - Ist.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY mendukung rencana pemerintah pusat yang menjadi booster sebagai syarat perjalanan dan izin keramaian. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan booster di DIY yang masih di bawah 50%.

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji menyatakan terkait kebijakan booster jadi syarat perjalanan dan izin keramaian telah dibahas bersama dengan daerah dalam rapat bersama Pemerintah Pusat beberapa hari lalu.

BACA JUGA: Berdayakan Masyarakat Serangan Ngampilan, PDI Perjuangan Bagikan Bibit Pohon Alpukat

Pertimbangannya menurut para ahli, booster menjadi salah satu yang memungkinkan dapat mencegah terjadinya kenaikan kasus Covid-19. “Sebelumnya sudah sempat dibicarakan saat rapat bersama Pak Luhut, memang ada sejumlah masukan dari peserta rapat yang memang arahnya ke sana. Karena memang menurut para ahli itu booster menjadi salah satu mengurangi kemungkinan terjadinya kenaikan. Kalau itu akan menjadi syarat dan menjadi kebijakan presiden tentu kami akan melaksanakan sesuai dengan ketentuan itu.,” katanya Senin (4/7/2022).

Karena berkaitan dengan syarat perjalanan, maka untuk wilayah DIY yang akan menindaklanjuti di antaranya Angkasa Pura I untuk jalur udara dan kereta api untuk darat. Dia berharap kebijakan itu dapat meningkatkan minat booster di tengah masyarakat DIY yang persentasenya masih di bawah 50%.

“Minat untuk mendapatkan booster tidak semangat seperti pada saat vaksinasi kedua, perkembangan DIY untuk booster sampai hari ini masih sedikit [total di bawah 50 persen]. Padahal sebenarnya booster ini penting untuk melindungi mereka supaya tidak tertular,” ujarnya.

BACA JUGA: Sultan Siap Terjun Damaikan Pihak Bertikai di Babarsari

Baskara Aji memastikan fasilitas dan petugas vaksinasi telah disiapkan. Bahkan jika permintaan meningkat akan terus ditambah berbagai fasilitas pendukung, layanan sentra dan SDM agar cakupan lebih luas.

“Kami akan atur strategi, apakah kita akan lakukan vaksinasi secara massal atau cukup buka sentra mereka akan datang ke sentra,” ujarnya.

Kabag Humas Biro UHP Setda DIY Ditya Nanaryo Aji menambahkan, capaian vaksinasi booster untuk DIY berada di angka 1,036 juta penduduk yang telah divaksin (35,99%).

Advertisement

Dari jumlah itu paling tinggi di Kota Jogja dengan capaian 261.417 penduduk (88,19%); Sleman sebanyak 332.121 penduduk (37.81%); Gunungkidul sebanyak 174.574 (29,33%). Kemudian disusul Kulonprogo di angka 84.794 penduduk (24,74%) dan Bantul 183.534 pendudukan (23,93%).

“Adapun untuk kasus Covid-19 pada Senin dilaporkan bertambah 10 kasus nihil kasus meninggal dan positivity rate di angka 0,88 persen,” katanya. 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Streaming Starjoja FM
alt

ICJR Desak Ferdy Sambo Cs Dijerat Pidana Pembunuhan Berencana, Tak Hanya Sanksi Etik

News
| Rabu, 10 Agustus 2022, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Kedung Pengilon, Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi untuk Ritual

Wisata
| Rabu, 10 Agustus 2022, 19:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement