Jadwal Lengkap 76 Indonesian Downhill 2026: Bantul Jadi Arena Neraka
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Pengukuhan kelompok Jaga Warga di kantor Kapanewon Ngaglik, Rabu (20/7/2022)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN -- Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di padukuhan, Kelompok Jaga Warga juga diminta aktif memantau setiap orang asing yang datang ataupun tinggal di wilayahnya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyebut kelompok Jaga Warga ini dibentuk untuk menjaga kondusivitas di tingkat padukuhan. Hal itu merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur (Pergub) DIY No.28/2021 tentang Kelompok Jaga Warga.
Menurutnya, Jaga Warga tidak hanya sekadar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di padukuhan saja, tetapi juga aktif memantau setiap orang asing yang datang ataupun tinggal di wilayahnya.
"Kalau ada orang luar datang, harap dipantau keperluannya apa. Jangan sampai ada gesekan di masyarakat, seperti kegiatan terorisme dan ekstrimisme," ucapnya seusai mengukuhkan kelompok Jaga Warga Padukuhan Plosokuning V Kalurahan Minomartani dan Padukuhan Penen Kalurahan Donoharjo di kantor Kapanewon Ngaglik, Rabu (20/7/2022).
Kustini mengimbau kelompok Jaga Warga untuk selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan pranata sosial lainnya. Dengan begitu, ketika ada permasalahan sekecil apa pun di masyarakat akan segera diketahui terlebih dahulu di tingkat padukuhan.
BACA JUGA: Beri Kuliah Umum di UII, Dubes Ukraina Beberkan Seberapa Parah Serangan Rusia
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sleman, Shavitri Nurmala Dewi mengayakan kelompok Jaga Warga bertugas untuk memberikan masukan kepada perangkat di padukuhan masing-masing terkait dengan menjaga keamanan, ketertiban dan kondusivitas secara umum.
Kelompok ini juga bisa mendorong masyarakat untuk merevitalisasi nilai-nilai budaya luhur di tengah masyarakat, seperti budaya gotong royong dan siskamling. Ia menyebutkan dari 1.212 padukuhan di Kabupaten Sleman, saat ini telah ada 250 padukuhan yang telah dikukuhkan kelompok Jaga Warganya.
"Target kita sampai 2024, 50 persen padukuhan yang ada di kabupaten Sleman telah memiliki Jaga Warga," kata Shavitri.
Anggota Jaga Warga terdiri dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya dari unsur pemuda, kegiatan perempuan, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Adapun jumlah kelompok Jaga Warga di masing-masing padukuhan ada sekitar 25 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
KPAI menerima 426 kasus anak sepanjang Januari-April 2026 dengan dominasi kekerasan fisik, psikis, dan kejahatan seksual.