Advertisement

Dituding Curang, Panitia Pilur Sidomulyo Akui Lakukan Kesalahan

Ujang Hasanudin
Senin, 25 Juli 2022 - 17:47 WIB
Arief Junianto
Dituding Curang, Panitia Pilur Sidomulyo Akui Lakukan Kesalahan Ilustrasi. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL -- Komisi A DPRD Bantul menemukan fakta kecurangan yang dilakukan oleh pantia pemilihan lurah (Pilur) Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro. 

Kecurangan itu dilakukan Panitia Pilur Sidomulyo, ketika pada batas akhir pendaftaran bakal calon lurah pada 15 Juli 2022 lalu, seharusnya ada satu bakal calon yang sah mendaftar sesuai waktu, tetapi mereka tetap menerima berkas pendaftaran enam bakal calon lainnya.

Hal itu dinilai melanggar tersebut Pasal 14 ayat 3 terkait Tata Tertib Pemilihan Lurah Kalurahan Sidomulyo. Pada pasal tersebut disebutkan, batas akhir pendaftaran bakal calon lurah ditetapkan pada 15 Juli 2022 pukul 11.00 WIB.

BACA JUGA: Harga Tanah di Sekitar JJLS Bantul Melonjak, dari Rp350.000 Jadi Rp2 Juta per Meter

Sekretaris Panitia Pilur Sidomulyo, Totok Handriyo mengakui ada kesalahan panitia dalam proses pendaftaran bakal calon lurah di Sidomulyo.

Untuk itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Bantul agar kembali pada tata tertib yang sudah disepakati bersama.

Jika mengacu pada tata tertib maka bakal calon lurah yang resmi mendaftar sesuai waktu pada 15 Juli lalu sebanyak satu orang. Sementara enam bakal calon yang sudah mendaftar sudah dikembalikan berkasnya.

Sebagai solusinya, kata Totok, maka panitia membuka proses perpanjangan pendaftaran bakal calon lurah per 25 Juli 2022 sampai 22 Agustus 2022 atau 20 hari kerja. “Yang enam [bakal calon lurah] disarankan untuk daftarkan kembali agar sesuai tata tertib pada masa perpanjangan pendaftaran bakal calon lurah,” kata Totok, Senin (25/7/2022).

Totok menganggap masa perpanjangan pendaftaran bakal calon lurah tersebut tidak melanggar aturan karena dalam masa perpanjangan waktu tersebut belum masuk ke tahapan berikutnya sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup). Tahapan berikutnya adalah masa seleksi bakal calon yang lebih dari lima orang bakal calon yang waktunya 22-25 Agustus 2022.

Masa seleksi tersebut adalah khusus bagi kalurahan yang bakal calonnya lebih dari lima orang dan proses seleksi bukan dilakukan oleh panitia pilur, melainkan melibatkan pihak ketiga atau perguruan tinggi. Sementara bagi kalurahan yang calonnya dibawah lima orang maka langsung diproses dan yang memenuhi syarat ditetapkan sebagai calon lurah.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Streaming Starjoja FM
alt

Dewan Pers Safari Reformulasi 14 Pasal RKUHP, Arsul Sani: Wajib Dibahas dalam Rapat DPR

News
| Rabu, 17 Agustus 2022, 07:47 WIB

Advertisement

alt

Tiket Masuk Borobudur dan Pulau Komodo Naik, Sandiaga Uno: Tidak Semua Tiket Destinasi Naik!

Wisata
| Senin, 15 Agustus 2022, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement