Alumni Jepang Bentuk KAWAN JAPAN, Bidik Wirausahawan Baru
Alumni Jepang membentuk KAWAN JAPAN di Sleman untuk memperkuat jejaring dan mendorong lahirnya wirausahawan baru di Indonesia.
Ibadah haji. /REUTERS-Ammar Awad
Harianjogja.com, SLEMAN- Kondisi kesehatan seluruh jemaah haji asal Sleman diklaim baik untuk kembali ke Tanah Air. Sebelum tiba di Sleman, para jemaah akan melewati proses skrining.
Kasi Penyelenggara Haji Kantor Kementerian Agama Sleman Solikhan Amin mengatakan kloter pertama yang akan kembali ke Sleman adalah kloter 18. "Tanggal 27 Juli mereka akan diterbangkan ke Indonesia dan diperkirakan tiba di Sleman pada 28 Juli," katanya saat dihubungi Harian Jogja, Senin (25/7/2022).
Kemudian, lanjutnya, Kloter 21 yang akan kembali pada 30 Juli disusul Kloter 43 akan tiba di Sleman pada 14 Agustus mendatang. "Kondisi kesehatan para jemaah baik, siap kembali ke Sleman. Hanya dua jemaah haji yang pulang lebih dulu mengingat kondisi kesehatannya. Mereka pulang dengan kloter lainnya," katanya.
Untuk memastikan kesehatan para jemaah, lanjut Amin, para jemaah akan melewati proses skrining di Embarkasi Haji Donohudan. Jemaah yang dinyatakan sehat akan dipulangkan bersama rombongan menuju Masjid Agung. Di masjid ini akan dilakukan penyambutan oleh pejabat Pemkab Sleman sebelum kembali ke rumah masing-masing.
BACA JUGA: Omicron Baru Mendominasi DIY! Penularan B.5 Lebih Cepat, Ini Saran Pakar
"Diperkirakan jam 17.00 WIB sudah tiba di Masjid Agung," katanya.
Bila menunjukkan hasil skrining jemaah memiliki gejala Covid-19, katanya, mereka tetap bisa pulang hanya saja menggunakan kendaraan berbeda. "Kami sediakan mobil ambulance. Kami minta setelah tiba di rumah menjalani isolasi mandiri dan tidak menerima tamu dulu," tandasnya.
Amin berharap, masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi pada jemaah haji yang kembali ke Sleman meskipun saat ini terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Sleman. Sebab para jemaah sudah melewati proses skrining sebelum kembali ke bumi sembada. "Tidak perlu khawatir namun tetap waspada," tandasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Sleman Makwan. Menurutnya, tidak ada perlakuan khusus bagi jemaah haji yang kembali ke Sleman. Termasuk transit di Asrama Haji. "Soal pemulangan jemaah haji, kami mengacu SOP dari Embarkasi Haji, tidak ada perlakukan khusus," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alumni Jepang membentuk KAWAN JAPAN di Sleman untuk memperkuat jejaring dan mendorong lahirnya wirausahawan baru di Indonesia.
Yusril Ihza Mahendra menegaskan kasus dugaan penyadapan ilegal oleh tiga personel Polri tidak mengarah pada tindak pidana makar.
Gapeka 2026 berlaku 1 Desember. KAI menambah 39 perjalanan kereta, termasuk KA Pandawa rute Semarang-Solo-Jogja.
Polri menetapkan tiga tersangka kasus penyadapan ilegal terhadap nomor Prabowo dan sejumlah tokoh. Sebanyak 11 ponsel disita.
Irjen Ahrie Sonta Nasution merupakan lulusan Akpol 2002 yang pernah menjadi Sekpri Kapolri dan ajudan Presiden Prabowo.
Irwasum Polri menyebut dugaan penyadapan ilegal oleh tiga personel merupakan perbuatan oknum, bukan kebijakan institusi.