BEDAH BUKU: Membangun Keluarga Tangguh, Kembalikan Fungsi Rumah
Rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang tumbuh yang aman secara emosional, psikologis, dan spiritual bagi anak maupun orang tua.
Dian Lakhsmi Pratiwi./Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Kesenian dari 34 provinsi di Indonesia akan tampil di Gelar Budaya Etnis. Acara ini merupakan rangkaian Semarak Legenda Suku se-Nusantara (Selendang Sutera) yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, melalui Seksi Adat dan Tradisi.
Kegiatan yang berlangsung 1-4 Agustus 2022 di Jogja City Mal ini sebagai upaya memupuk rasa persatuan dan kesatuan antar pelajar dan mahasiswa se-Indonesia, khususnya yang berada di DIY.
Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakhsmi Pratiwi, mengatakan Gelar Budaya Etnis juga untuk menguatkan nilai-nilai keberagaman budaya dan kearifan lokal. “Serta untuk meningkatkan apresiasi pelajar dan mahasiswa daerah di DIY dan masyarakat terhadap budaya di DIY,” kata Dian, Rabu (27/7/2022).
Agenda ini rutin berlangsung setiap tahun. Dengan mengangkat tema Membangun Kebersamaan dalam Keberagaman, acara berlangsung secara offline dengan penerapan protokol kesehatan. “Silakan datang, undangan bersifat terbuka bagi umum dan dapat disaksikan secara langsung di Jogja City Mal, namun tetap dengan protokol kesehatan,” kata Dian.
BACA JUGA: Hiu Tutul Raksasa Mati dan Terdampar di Pesisir Kulonprogo
Kegiatan Selendang Sutra menjadi media bagi para pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam IKPMDI. Harapannya ke depan bisa menjadi sarana untuk menjaga suasana DIY agar tetap kondusif. Acara ini diharapkan bisa mempercepat proses akulturasi budaya serta meminimalisir terjadinya konflik antar etnis.
Pada akhir acara, akan ada penilaian kesenian yang menjadi penampil terbaik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang tumbuh yang aman secara emosional, psikologis, dan spiritual bagi anak maupun orang tua.
Pembangunan kawasan yudikatif IKN terus dikebut dan ditargetkan rampung 2027, dengan progres Gedung MA 12,5 persen.
Erwin Gutawa menggarap aransemen baru lagu Hari Merdeka dengan angklung bersama Manshur Praditya untuk HUT ke-81 RI.
Sebanyak 38 anggota Paskibraka DIY siap bertugas mengibarkan bendera pada upacara HUT ke-81 RI di Istana Kepresidenan Jogja.
Pemerintah membentuk posko terpadu untuk menangani gempa NTT dan mempercepat pemulihan jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, serta internet.
Dua Pos Lantas di Surabaya dilempari bom molotov. Polisi menangkap pelaku dan masih menyelidiki motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.