Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO - Kecelakaan adu banteng antara truk dan bus berpenumpang tidak terhindarkan di daerah Temon. Satu orang meninggal dunia dan tiga orang mengalami luka-luka akibat kecelakaan ini.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, IPTU I Nengah Jeffry menerangkan kecelakaan terjadi pada Sabtu (30/7/2022) sekitar pukul 03.15 WIB di Jln. Deandels, Sangkertan, Glagah, Temon. Kecelakaan ini melibatkan bus Hino AE-7284-UP yang dikendarai Budi Purnomo (44) dengan truk Mitsubishi nomor polisi R-8138-AM yang dikendarai Yayan Toro (26).
"Semula truk Mitsubishi nomor polisi R-8138-AM berjalan dari arah timur ke barat. Sesampainya di TKP, [truk] oleng ke kanan melebihi garis marka jalan," terang Jeffry pada Sabtu (30/7/2022).
Bersamaan dengan olengnya truk, dari arah berlawanan melaju bus Hino. Tabrakan antara dua kendaraan besar tersebut pun akhirnya tidak dapat dihindarkan. "Karena jarak sudah dekat sehingga terjadi kecelakaan," jelasnya.
BACA JUGA: Pemulihan Ekonomi DIY Dibayangi Naiknya Angka Inflasi
Tumbukan kedua kendaraan tersebut menyebabkan sejumlah kerusakan yang cukup parah. Tubuh atau body depan bus ringsek dengan kaca depan yang pecah. Dari sisi yang lain, kabin depan truk pun juga ringsek atas tabrakan ini.
Tidak hanya menyebabkan ringseknya beberapa bagian kendaraan, kecelakaan ini turut merenggut nyawa Yayan sang pengemudi truk. Pengemudi asal Wonosobo ini mengembuskan napas terakhirnya setelah mendapatkan sejumlah perawatan di RSUD Wates. Yayan mengalami sejumlah luka seperti robek di bagian kepala dan pelipis kanan, lebam di perut, patah paha kanan hingga robek pada kaki kanan dan kiri.
Selain menyebabkan satu orang meninggal dunia, kecelakaan ini juga menyebabkan penumpang bus luka-luka. Kernet bus Tugiman (32) mengalami luka robek di dahi kanan dan lecet di dagu kanan. Penumpang bus asal Purbalingga, Tarsino Ragil Prasetyo (31) mengalami lecet di punggung. Sementara penumpang lainnya, Novinda Ariki Salesa (17) asal Purbalingga mengalami hematum di bagian kepala belakang kiri dan dirawat di RS. Riski Amalia Temon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.