Advertisement

Maling Bertebaran di Gunungkidul, Sehari 7 Warga Jadi Korban

David Kurniawan
Rabu, 03 Agustus 2022 - 12:37 WIB
Bhekti Suryani
Maling Bertebaran di Gunungkidul, Sehari 7 Warga Jadi Korban Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jajaran Polsek Tanjungsari sedang menyelidiki kasus pencurian berantai yang terjadi di Desa Banjarejo dan Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul. Pasalnya dalam kurun waktu satu pekan ada 10 warga yang menjadi korban pencurian dengan modus mencongkel jendela.

Kapolsek Tanjungsari, AKP Wawan Anggoro mengatakan, keamanan dan ketertiban di wilayahnya agar terganggu dengan adanya kasus pencurian dari rumah ke rumah. Total dalam kurun waktu empat hari ada 10 lokasi pencurian yang tersebar di Kalurahan Ngestirejo dan Banjarejo.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Kasus pencurian pertama terjadi pada 28 Juli lalu di Kalurahan Ngestirejo. Total ada tujuh warga yang menjadi korban. Berselang satu pekan kemudian atau tepatnya Selasa (2/8/2022) pencurian kembali terjadi. Kali ini sasarannya tiga warga di Kalurahan Banjarejo yang menjadi korban.

BACA JUGA: Guru SMAN 1 Banguntapan Terduga Pelaku Pemaksaan Jilbab Terancam Sanksi

“Rata-rata yang hilang uang dan perhiasan,” kata Wawan kepada wartawan, Rabu (3/8/2022).

Menurut dia, sudah ada upaya penyelidikan untuk mengungkap kasus pencurian yang meresahkan warga masyarakat. Selain mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian, juga sudah memeriksa sejumlah saksi.

Meski demikian, Wawan mengakui pengungkapkan masih membutuhkan waktu sehingga masyarakat diminta bersabar. Kuat dugaan pelaku pencurian merupakan kawanan yang sama.

Hal ini terlihat dari modus dan waktu kejadian. Hasil penyelidikan awal diketahui pencurian terjadi antara pukul 02.00-03.30 WIB. Adapun modusnya dengan cara mencongkel jendela untuk masuk ke rumah.

Advertisement

“Warga tahu-tahu bangun kondisi jendela rusak dan setelah diteliti ada uang atau perhiasan yang hilang,” katanya.

Wawan berharap kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menggiatkan keamanan di lingkungan masing-masing. “Peran dan partisipasi dari masyarakat ini sangat penting untuk memastikan kambtibmas tetap kondusif,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Lurah Banjarejo, Tanjungsari, Dwi Haryanto. Menurut dia, pada Selasa dini hari ada tiga warga yang menjadi korban pencurian dengan modus congkel jendela.

Advertisement

“Lokasinya ada di Dusun Padangan, Ngepoh dan Weru. Adapun yang hilang ada uang dan perhiasan,” katanya.

Adanya peristiwa pencurian ini, maka ia menginsruksikan kepada warga untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungan. Selain itu, kelompok jaga warga juga dilibatkan dalam upaya memastikan lingkungan rumah tetap aman. “Segala upaya untuk meningkatkan keamanan kami lakukan sehingga kasus pencurian tidak terjadi lagi,” katanya. (David Kurniawan)

 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

UMP 2023 Diumumkan Hari Ini, Segini Upahmu Kalau Naik 10%

News
| Senin, 28 November 2022, 11:07 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement