Advertisement

Mahasiswa Alma Ata Ciptakan Makanan dengan Bahan Pangan Lokal

Media Digital
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 11:57 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Mahasiswa Alma Ata Ciptakan Makanan dengan Bahan Pangan Lokal Kelompok 7 KKN-T Universitas Alma Ata di dukuh Jetis, Kelurahan Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, melakukan penanaman bahan pangan serta demo masak produk inovasi. - Ist

Advertisement

BANTUL-Minggu 24 Juli 2022 pukul 09.00 WIB, Kelompok 7 KKN-T Universitas Alma Ata di dukuh Jetis, Kelurahan Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, melakukan penanaman bahan pangan serta demo masak produk inovasi.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian warga dengan memanfaatkan lahan yang kosong serta memanfaatkan potensi lokal yang ada di dukuh ini yaitu salah satu produk rimpang jahe merah. Dalam kegiatan ini, kelompok KKN-T juga mengajak ibu - ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di sekitar lingkungan dukuh Jetis untuk berpartisipasi.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Kegiatan diawali dengan persiapan lahan yaitu membersihkan rumput ilalang dan batu yang terdapat di tanah tersebut, karena kondisi tanah yang cenderung berisi tanah tercampur dengan beton. Meutia Layli, S.E., M.Ak sebagai Dosen Pembimbing Lapangan menyarankan bahwa kegiatan persiapan lahan ini dilakukan bersama dengan warga sekitar agar terjalin kebersamaan antara mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata dengan masyarakat untuk membangun dukuh yang matang dalam perekonomian mandiri.

Setelah proses pembersihan lahan, kegiatan selanjutnya yaitu menanam jahe merah yang juga mengajak para Ibu PKK serta warga sekitar agar penanaman bisa segera diselesaikan juga melibatkan warga dengan tujuan suatu saat dapat menanam kembali dengan mandiri. Penanaman jahe merah ini dilakukan dalam rangka membudidayakan salah satu tanaman rimpang yang bermanfaat untuk kesehatan serta merupakan potensi lokal yang dimiliki. Jahe merah sendiri juga memiliki banyak manfaat yaitu dapat meredakan batuk karena mengandung minyak atsiri, dapat melancarkan sistem pencernaan karena mengandung phenolic, serta mampu menghangatkan tubuh karena mengandung gingerol.

Setelah proses penanaman jahe merah selesai, dilanjutkan dengan kegiatan demo memasak cookies atau kue kering yang berbahan dasar jahe merah. Kegiatan tersebut dilakukan bersama dengan ibu-ibu PKK.

Proses ini dimulai dengan mempersiapkan bahan yang terdiri dari tepung terigu, margarin, gula merah, dan tidak lupa bahan utama jahe merah yang telah menjadi bubuk. Pengolahan jahe merah menjadi produk cookies bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengonsumsi salah satu makanan sehat dengan metode yang banyak digemari oleh berbagai kalangan. Selain itu, dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal sehingga memiliki nilai ekonomis dan bermanfaat menuju perekonomian yang mandiri.

Adanya kegiatan ini selain bermanfaat bagi warga dari sisi kebermanfaatan pengolahan pangan dari bahan lokal, dapat juga menambah ilmu pengetahuian serta kreatifitas dadi warga dalam penggunaan produk yang inovatif yang berasal dari sumber daya yang ada disekitar kita.*

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kopdar UMKM se-Jateng Program Sinergi RAMtivi di Jogja

News
| Minggu, 27 November 2022, 19:57 WIB

Advertisement

alt

Unik! Hindari Bajak Laut, Rumah di Pulau Ini Dibangun di Bawah Batu Raksasa

Wisata
| Sabtu, 26 November 2022, 17:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement