Kali Oya di Semin Mengering Akibat Kemarau Panjang, Warga Hanya Temukan Hamparan Pasir
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Widiyono, salah seorang nelayan di Pantai Ngrenehan, Desa Kanigoro, Saptosari saat memeriksa jaring yang digunakan menangkap ikan di laut, Selasa (2/8/2022) / Harian Jogja - David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemkab Gunungkidul melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPT) menawarkan tiga pantai di Kalurahan Kanigoro, Saptosari ke investor.
Kebijakan ini diambil untuk percepatan pengembangan investasi di kawasan pesisir Bumi Handayani. Adapun ketiga pantai yang ditawarkan itu adalah Pantai Ngrenehan, Dadapayam dan Ngobaran.
Kepala Bidang Penanaman Modal, DPMPT Gunungkidul, Kartini mengatakan, sudah membuat kajian berkaitan dengan rencana pengembangan bisnis di tiga pantai tersebut. Nantinya, konsep bisnis ini akan ditawarkan ke calon investor.
“Rencananya September, kami mengadakan temu bisnis dengan investor untuk menawarkan tiga pantai ini,” kata Kartini kepada Harianjogja.com, Minggu (7/8/2022).
Ia menjelaskan, berdasarkan kajian, pengembangan tiga pantai ini memiliki konsep berbeda. Sebagai contoh, di Pantai Ngrenehan dikembangkan dengan konsep glamping camp; Dadapayam berkonsep resort dan di Pantai Ngobaran dengan model cottage.
Ia memastikan rencana investasi tidak akan mengganggu usaha dari masyarakat. Sebab, lokasi menggunakan tanah milik masyarakat dengan cara dibeli.
“Ya, kami tawarkan adalah tanah milik masyarakat dan konsepnya sudah ada. Termasuk luasan untuk pembangunan,” katanya.
Menurutnya, pembuatan kajian tidak dilakukan dengan sembarangan, karena sudah melalui koordinasi lintas sektor. Ia berdalih, konsep disesuaikan dengan peraturan mulai dari tata ruang hingga masalah sempadan pantai sehingga tidak menyalahi aturan.
“Sudah kami koordinadikan dengan Dinas Lingkungan Hidup, Badan Pertanahan Nasional hingga Dinas Pertanahan dan Tata Ruang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, didalam pengembangan juga harus ada komitmen dari investor untuk memanfaatkan tenaga lokal hingga kontrak pemberdayaan terhadap pengembangan UMKM di sekitar tempat yang dibangun.
“Jadi kami tidak sembarangan membangun karena sudah ada konsepnya termasuk upaya pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Kartini berharap proses ini berjalan lancar sehingga upaya pengembangan kawasan pesisir selatan dapat seperti yang diharapkan.
“Untuk investasi di sektor selatan sudah mulai menggeliat dan akan terus kami kembangkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Persoalan pengelolaan sampah masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.
Satpol PP Bantul dan BBPOM DIY menemukan 34 jamu obat kuat mengandung bahan kimia berbahaya di sebuah depot di Srandakan.
Program Indomaret Peduli Berbagi menyalurkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau bedah rumah kepada Rahmat, warga yang beralamat di Terban GK
KAI Bandara mengajak komunitas Difabelzone mencoba KA YIA PSO sekaligus mengenalkan fasilitas transportasi publik yang aman dan inklusif.
KORIKA menilai Indonesia perlu memperkuat kedaulatan data dan talenta agar tidak hanya menjadi pasar dalam perkembangan teknologi AI global.