Advertisement

Dewan Pendidikan DIY Dukung UGM Konversi Kegiatan Aktivis Mahasiswa Jadi SKS

Anisatul Umah
Kamis, 11 Agustus 2022 - 18:37 WIB
Bhekti Suryani
Dewan Pendidikan DIY Dukung UGM Konversi Kegiatan Aktivis Mahasiswa Jadi SKS Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN-- Ketua Dewan Pendidikan DIY, Sutrisna Wibawa mendukung rencana kebijakan konversi kegiatan ekstra kampus mahasiswa menjadi Satuan Kredit Semester (SKS) di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Menurutnya Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bisa menjadi landasan yang mengakomodir rencana kebijakan ini. RPL mengakui pengalaman belajar dalam kegiatan akademik yang sesuai.

"Saya setuju [dengan konversi kegiatan aktivis ke SKS], kan kegiatan merdeka belajar memungkinkan mengakui itu. Konsep sebenarnya mengakui pengalaman landasannya RPL," ucapnya kepada Harianjogja.com, Kamis (11/8/2022).

Advertisement

BACA JUGA: Soal Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J dan Bocoran yang Pernah Diungkap ke Publik

Pengamat Pendidikan, Khamim Zarkasih Putro mengatakan konsep konversi kegiatan aktivis menjadi SKS perlu didukung. Berangkat dari pemikiran jika kuliah tidak hanya berlandaskan buku pelajaran.

Kegiatan aktivis menjadi salah satu bentuk dari merdeka belajar yang bisa dilakukan mahasiswa. Khamim menyebut, kemungkinan semangat konversi kegiatan aktivis menjadi SKS ada di banyak kampus, namun baru UGM yang berencana menerapkan.

"Yang penting aktivisme sosial itu betul-betul membawa kepada mahasiswa sebagai salah satu komponen problem solver [pemecah masalah] atas berbagai kondisi bangsa yang kurang kondusif," jelasnya.

Sementara itu, Salah satu Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya UGM, Han Revanda Putra mengatakan kebijakan ini mengajak mahasiswa beranjak dari hanya kegiatan perkualiahan di kampus. Kampus diharapkan bisa mendefinisikan mana yang merupakan kegiatan aktivis dan bukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kemenag Ingin Pesawat Angkutan Haji Tidak Lagi Delay

News
| Sabtu, 25 Mei 2024, 20:07 WIB

Advertisement

alt

Kyoto Jepang Larang Turis Kunjungi Distrik Geisha di Gion, Ini Alasannya

Wisata
| Kamis, 23 Mei 2024, 10:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement