Advertisement

Pergerakan Wisman di DIY Diprediksi Sampai Desember

Yosef Leon
Jum'at, 12 Agustus 2022 - 17:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Pergerakan Wisman di DIY Diprediksi Sampai Desember Ilustrasi turis asing. - Harian Jogja/Gigih M Hanafi

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Geliat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mulai terlihat di wilayah DIY seiring masuknya liburan musim panas di daratan Eropa dan Amerika. Sejak Juli lalu sampai dengan Desember mendatang, pergerakan wisman diprediksi bakal terus berdatangan seiring dengan harapan perkembangan Covid-19 yang terkendali. 

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengatakan, sejumlah wisman dari Belanda, Italia, dan Jerman dilaporkan sudah mulai berpakansi ke Jogja. Sejak bulan lalu, biro perjalanan juga sudah mendapatkan pesanan untuk paket-paket wisata rombongan maupun pribadi. 

"Biro perjalanan sudah menyampaikan bahwa mereka sudah mulai mendapat order dan reservasi dari beberapa grup wisman, ada dari Belanda, Jerman, Italia dan sebagainya," kata Singgih, Jumat (12/8/2022). 

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Dia menyebutkan, kunjungan para wisman ini tentunya merupakan bentuk kepercayaan terhadap penanggulangan Covid-19 yang belakangan sudah terkendali di Jogja. Dari sisi pergerakan, jumlahnya pun disebut terus bertambah dari hari ke hari. 

Baca juga: Turis Asing Mulai Berdatangan ke Jogja

"Ini pergerakannya dari hari ke hari memang meningkat dari sisi jumlah personal maupun grupnya dan tentu ini jadi respon yang cukup baik karena Jogja dipercaya untuk dikunjungi," sebutnya. 

Hanya saja, secara angka Singgih belum mencatat berapa jumlah kunjungan para wisman itu sepanjang liburan musim panas ini. Namun begitu, pada triwulan kedua lalu, kunjungan wisman ke DIY telah mencapai sebanyak 1,2 juta orang. Sementara wisatawan lokal berada di angka empat juta. 

"Untuk target kita memang belum bisa sebut angka ya karena masih juga dalam suasana pandemi, walaupun secara angka sudah ada tapi kita selalu menyampaikan bahwa situasi harus tetap dijaga untuk selalu lebih baik," ujarnya. 

Tingkat Okupansi Hotel

Advertisement

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo menyampaikan, tingkat okupansi hotel di wilayah setempat justru mengalami penurunan pada Agustus ini dibandingkan Juni dan Juli lalu. Kunjungan wisman dari berbagai negara di Eropa disebutnya tidak terlalu signifikan dalam mengerek tingkat okupansi perhotelan. 

"Walaupun Agustus ini musim libur wisman Eropa namun belum mendongkrak okupansi. Okupansi di DIY turun dibanding Juni, Juli lalu yang berada di angka 60-80 persen. Sekarang di Agustus rata-rata di angka 40-55 persen," ungkapnya. 

Deddy menerangkan, dominasi tingkat keterisian kamar hotel memang masih bertumpu pada wisatawan lokal. Sementara, sumbangan wisman hanya sedikit dalam mendongkrak tingkat okupansi. "Untuk wisman paling hanya menyumbang di angka 10-25 persennya," kata Deddy. 

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pemerintah Mau Bentuk Badan Usaha Milik Otorita IKN, Apa Kegunaannya?

News
| Selasa, 04 Oktober 2022, 22:27 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement