Agenda Wisata Jogja 27-30 Juni 2026, Event Seru Jangan Terlewat
Agenda wisata Jogja 27-30 Juni 2026 penuh event seru, mulai ARTJOG, Pasar Kangen hingga festival lifestyle. Simak rekomendasinya.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN — Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman selama 10 hari melakukan skrining Covid-19 ke puluhan sekolah di berbagai kapanewon. Dari ribuan siswa dan guru yang diskrining, sebanyak 23 di antaranya dinyatakan positif Covid-19.
Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama saat dikonfirmasi Kamis (18/8) membenarkan data tersebut. "Iya betul ada 23 yang positif," katanya kepada Harian Jogja.
Hasil skrining Covid-19 tersebut dilakukan di 45 sekolah sebagai sampling. Skrining dilaksanakan selama 10 hari sejak 8-18 Agustus 2022. Adapun sekolah yang disasar merupakan sekolah yang menjalankan pembelajaran tatap muka, baik negeri maupun swasta.
Skrining di setiap sekolah masing-masing menyasar 30 orang dengan rincian 25 siswa dan lima orang guru. "Kasus-kasus warga sekolah yang ditemukan positif ada yang siswa ada juga yang guru. Temuan kasus ada di SD, SMP dan SMA yang menggelar PTM," katanya.
BACA JUGA: Tol Jogja Bawen Diusulkan Ada Jalur Wisata Sepeda
Sekretaris Disdik Sleman, Sri Adi Marsanto mengatakan belum mendapatkan laporan secara utuh terkait jumlah kasus yang ditemukan. Hanya saja, berdasarkan laporan awal yang diterima Disdik pada 8 Agustus ditemukan lima kasus Covid-19 di dua sekolah dasar negeri. "Itu informasi awal, belum data resmi sampai hari ini. Itu data 8 Agustus," katanya.
Disdik, lanjut Adi hanya menyediakan data sekolah sasaran yang akan diskrining. Adapun hasil keseluruhan datanya masih di Dinkes. Namun jika ditemukan adanya kasus positif dalam satu kelas, maka hanya satu kelas saja yang kegiatan PTMnya disetop dulu. Adapun siswa yang ditemukan positif Covid-19, katanya, hanya melakukan isolasi mandiri di rumah.
"Proses pembelajaran diganti dengan daring. Kelas-kelas lainnya tetap melaksanakan PTM. Itu ada aturannya. Sesuai Peraturan Menteri terbaru, jika di sekolah ditemukan konfirmasi positif hingga 5%, maka hanya satu kelas yang ada siswa positif Covid-19 itu belajar dari rumah. Jadi sekolah tidak ditutup," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Agenda wisata Jogja 27-30 Juni 2026 penuh event seru, mulai ARTJOG, Pasar Kangen hingga festival lifestyle. Simak rekomendasinya.
Korban gempa Venezuela capai 1.430 jiwa, lebih dari 300 gempa susulan terjadi, ribuan warga luka dan kehilangan tempat tinggal.
Gunung Semeru erupsi 4 kali, kolom abu capai 1.000 meter. Status siaga, warga diminta jauhi zona bahaya.
Bareskrim Polri gagalkan penyelundupan 325 kg sabu jaringan Thailand-Aceh, dua tersangka ditangkap, nilai barang Rp585 miliar.
Batu ginjal sering tanpa gejala. Simak penyebab, tanda, dan cara pencegahannya menurut dokter urologi.
Latsarmil KDMP telan 5 korban jiwa. Akademisi UGM minta evaluasi total karena dinilai tak relevan dengan tugas manajer koperasi.