Listrik Padam Mulai Pukul 10.00 WIB: Sleman, Bantul, dan Kota Jogja
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.
Sejumlah bregada saat Gelar Bregada Keprajuritan Kraton Jogja di Alun-Alun Selatan, Jogja, Minggu (17/11/2018)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA — Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat membuka pendaftaran seleksi calon prajurit untuk memenuhi kebutuhan kegiatan upacara adat di lingkungan kraton. Proses seleksi dijamin terbuka dan transparan sehingga seluruh masyarakat bisa mendaftar dan memantaunya secara langsung.
Penghageng Kawedanan Keprajuritan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, KPH Notonegoro menjelaskan syarat utama dari calon prajurit yang mendaftar adalah bersedia mengabdikan diri pada Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Selain itu, memiliki semangat melestarikan kebudayaan khususnya seni keprajuritan. Kemudian diutamakan untuk orang yang telah tergabung dalam Bregada Rakyat, dibuktikan dengan adanya surat rekomendasi dari pengurus bregada setempat. Perekrutan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan Abdi Dalem Prajurit yang bertugas di berbagai upacara kraton.
“Sistem perekrutan ini kami lakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel melalui proses seleksi administratif dan seleksi keterampilan,” kata KPH Notonegoro dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/8/2022).
BACA JUGA: Bos Sumareccon Terduga Penyuap Haryadi Tidak Ajukan Eksepsi dalam Persidangan
Saat ini kesenian keprajuritan dalam bentuk bregada sudah berkembang di berbagai daerah di DIY. Oleh karena itu, Kraton mengutamakan para pendaftar yang sudah memiliki pengalaman sebagai anggota bregada rakyat. Hal ini sekaligus untuk menjalin hubungan antara kraton sebagai sumber awal kesenian ini dengan bregada rakyat yang sekarang berkembang di masyarakat.
“Harapannya, dengan terjalalinnya hubungan ini, kesenian keprajuritan ini dapat semakin berkembang meski juga tetap harus terjaga pakem atau tata aturan bakunya,” katanya.
Selain syarat administrasi, terdapat beberapa hal yang juga diperhatikan untuk calon pendaftar yaitu mengenai batas usia calon prajurit dari 22 - 40 tahun; tinggi badan minimal 165 cm dengan berat badan proporsional; dan sehat secara jasmani maupun rohani, tidak cacat fisik maupun mental.
Pendaftaran ini dibuka mulai hari Minggu, 21 Agustus 2022 hingga Rabu, 21 September 2022. Adapun syarat administrasi yang diberlakukan adalah:
1. Membuat surat pengajuan diri menjadi prajurit yang ditujukan kepada Penghageng Kawedanan Keprajuritan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat.
2. Melampirkan surat rekomendasi dari pengurus bregada rakyat.
3. Melampirkan SKCK terbaru (asli dan fotokopi).
4. Melampirkan fotokopi ijazah pendidikan terakhir (minimal SMP/sederajat).
5. Melampirkan fotokopi KTP.
6. Melampirkan fotokopi Kartu Keluarga/C-1.
7. Melampirkan surat keterangan sehat terbaru dari dokter atau puskesmas.
8. Melampirkan nomor telepon yang dapat dihubungi.
9. Melampirkan pas foto terbaru dengan latar belakang berwarna merah ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar; 3 x 4 sebanyak 4 lembar, dan 2 x 3 sebanyak 4 lembar.
Seluruh berkas pendaftaran dapat dikirimkan melalui surel [email protected] atau Whatsapp di nomor 089618557665 (a.n Nyi MB. Bondansari). Berkas juga dapat diserahkan langsung ke Tepas Keprajuritan yang berlokasi di Pracimosono, Kraton Yogyakarta, setiap hari (kecuali hari Senin) pukul 10.00-12.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.