Kontrak PPPK Paruh Waktu Bantul Berakhir 30 September 2026, Ini Syarat Perpanjangan
BKPSDM Bantul memproses perpanjangan kontrak PPPK Paruh Waktu yang berakhir 30 September 2026 dengan mempertimbangkan kinerja dan anggaran.
Ilustrasi telur ayam./Bisnis Indonesia-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA — Harga jual komoditas telur ayam broiler melonjak drastis di Kota Jogja hingga menembus angka Rp30.000 per kilogram.
Kondisi ini dipicu oleh adanya pemborongan produk telur dari peternak kandang untuk kebutuhan pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).
Kepala Bidang Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja, Riswanti menjelaskan, harga telur yang tembus Rp30.000 per kilogram itu merupakan rekor kenaikan harga tertinggi di tahun ini. Biasanya di masa normal harganya berada di angka Rp18.000-Rp24.000 per kilogram.
"Sejak dua hari ini harga telur ayam broiler sudah di Rp30.000. Sudah beberapa hari ini memang naiknya, kalau telur kan biasanya memang faktor pemicunya itu ada pembagian PKH itu juga biasanya telur naik, tapi ini memang merata ya di DIY. Itu memang naik semuanya," kata Sri Riswanti, Selasa (23/8/2022).
BACA JUGA: Sampai Palur, Cek Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini
Beberapa waktu lalu harga komoditas telur ayam broiler memang sempat naik, tetapi harganya hanya menembus Rp28.000 per kilogram. Menurutnya, kenaikan harga komoditas itu terpantau belum memengaruhi harga barang kebutuhan pokok lain yang dijual di pasaran.
"Kalau komoditas lain semisal bawang merah dan cabai itu malah turun. Ini di Rp25.000. Kalau telur yang lain semacam ayam kampung dan bebek juga masih stabil," ujarnya.
Menurut Riswanti, ketersediaan stok telur saat ini masih mencukupi untuk kebutuhan warga di Jogja. Distribusi ke pasar tradisional dan toko modern juga tidak mengalami kendala. Kenaikan harga memang murni dipicu oleh pembelian dalam jumlah banyak di tingkat peternak kandang yang kemudian berdampak pada peningkatan harga di pasaran.
"Soal distribusi tidak ada kendala karena memang musimnya menurun ya produksinya. Di toko modern juga sama karena harga pasokan dari kandang itu sudah tinggi dan kebetulan ini kan minggu pembagian PKH jadi memang sudah diborong di kandang," ujarnya.
Pemilik Indo Telur, Henry Alexandra salah satu distributor telur ayam ras di Jogja mengakui bahwa kenaikan harga komoditas itu memang disebabkan oleh pencairan PKH. Stok telur yang dimiliki peternak telah lebih dulu banyak terserap oleh program itu sehingga stok di tingkat distributor berkurang dan berdampak pada kenaikan harga.
Menurut Henry, kondisi ini juga berdampak pada penjualan di pasaran yang kemudian menurun dibandingkan dengan saat harga dalam kondisi stabil. Saat ini ia menjual di harga Rp28.500 per kilogram dan Rp29.500 sampai Rp30.500 per kilogram untuk di tingkat pengecer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BKPSDM Bantul memproses perpanjangan kontrak PPPK Paruh Waktu yang berakhir 30 September 2026 dengan mempertimbangkan kinerja dan anggaran.
Napoli gagal mempertahankan keunggulan atas Fiorentina dan harus puas bermain 1-1 pada pekan kelima Liga Italia 2026/27.
PSEL Bogor Raya menargetkan listrik 20 MW–30 MW dari 1.500 ton sampah per hari, sekaligus menangani timbunan lama TPAS Galuga.
Pemerintah menargetkan kontrak Giant Sea Wall Pantura sepanjang 575 km mulai dibagi pada awal 2027 untuk melindungi pesisir Jawa.
Penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp57,23 triliun hingga Agustus 2026, dengan kontribusi terbesar berasal dari PPN PMSE.
Bandara Ahmad Yani Semarang memanfaatkan PLTS 100 kWp. Selama Januari-Juni, panel surya menghasilkan 63.800 kWh untuk kebutuhan listrik.