Advertisement

Koleksi Buku Minim karena Anggaran Kecil, Dispusip Gunungkidul Bergantung pada Program Ini

David Kurniawan
Rabu, 24 Agustus 2022 - 20:17 WIB
Arief Junianto
Koleksi Buku Minim karena Anggaran Kecil, Dispusip Gunungkidul Bergantung pada Program Ini Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, Gunungkidul — Dinas Perpusatakaan dan Arsip (Dispusip) Gunungkidul menggalakkan program Sedekah Buku dengan tajuk Satu Jiwa Satu Pustaka (Sajisaka). Selain untuk menambah koleksi buku, program ini juga bagian untuk meningkatkan literasi di masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Dispusip Gunungkidul, Agus Hartadi mengatakan keberadaan perpustakaan sudah berkembang di masyarakat. Pasalnya, fasilitas ini tidak hanya ada di sekolahan, tapi juga menyasar ke kalurahan-kalurahan.

“Di luar perpustakaan sekolah, hingga sekarang ada 36 perpustakaan yang telah terakreditasi di seluruh Gunungkidul,” katanya, Rabu (24/8/2022).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

BACA JUGA: Skrining Cuma Sampling, Angka Kasus Covid-19 di Gunungkidul Sudah Meningkat

Meski demikian, Agus mengakui, koleksi di perpustakaan masih sangat minim. Oleh karena itu, sejak 2021 lalu pihaknya menggelar program sedekah buku di masyarakat. Diharapkan setiap warga bisa ikut berpartisipasi dengan mendonasikan satu buku.

“Nama programnya Sajisaka. Intinya, program ini dari oleh dan untuk masyarakat sendiri karena buku-buku yang terkumpul akan dibagikan ke perpustakaan yang ada,” katanya.

Menurut dia, program sedekah dijalankan karena kemampuan anggaran yang dimiliki masih sangat terbatas. Hal ini berpengaruh terhadap pengadaan buku yang jumlahnya juga terbatas. “Anggaran kami merupakan yang terkecil di antara OPD lain di pemkab,” katanya.

Agus berpendapat, program Sajisaka bisa memberikan banyak manfaat. Selain mengajak dari partisipasi masyarakat, juga bagian dari meningkatkan budaya literasi di Bumi Handayani.

“Buku yang terkumpul akan kami salurkan ke perpustakaan-perpustakaan. Jadi, secara tidak langsung bisa meningkatkan wawasan dan pengetahuan bagi pembacanya,” katanya.

Advertisement

Disinggung terkait dengan jumlah buku yang terkumpul, ia mengaku sejak awal tahun sudah terkumpul sekitar 600 eksemplar. “Masih dibuka dan terus kami sosialisasikan ke kapanewon-kapanewon maupun komunitas agar mau berpartisipasi,” katanya.

Bunda Literasi Gunungkidul, Diah Purwanti Sunaryanta akan mendukung program sedekah buku di Dinas Perpusatakaan dan Arsip Gunungkidul. Dia mengaku akan ikut menyosialisasikan program ini sehingga diketahui masyarakat secara luas. “Harapannya banyak yang ikut sehingga buku yang disalurkan nantinya bisa  bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Hasil Investigasi: Ini Kesalahan Fatal Panpel Arema FC dalam Tragedi Kanjuruhan

News
| Selasa, 04 Oktober 2022, 17:37 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement