Advertisement

Begini Strategi Pemkot Menahan Wisatawan Asing Tinggal Lebih Lama di Jogja

Yosef Leon
Kamis, 25 Agustus 2022 - 12:07 WIB
Bhekti Suryani
Begini Strategi Pemkot Menahan Wisatawan Asing Tinggal Lebih Lama di Jogja Wisatawan memotret kirab pembukaan festival budaya Kampung Prawirotaman dan Kampung Panggung Krapyak di Jalan Prawirotaman, Yogyakarta, Sabtu (15/07/2017). - Harian Jogja/Desi Suryanto

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja memasang target tinggi untuk lama tinggal wisatawan mancanegara (wisman) yang tengah berlibur di wilayah ini. Tak tanggung-tanggung, wisman diharapkan bisa bertahan selama dua hari di Kota Jogja untuk menghabiskan waktu berlibur dan menikmati suguhan atraksi wisata yang ditawarkan.

Kepala Dispar Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko menjelaskan, berdasarkan survei yang diselenggarakan akhir Juli lalu lama tinggal wisman berada di angka 1,8 sampai 1,9 hari. Angka ini diklaim sudah melebihi target awal di tahun 2022 yang sebelumnya hanya mematok lama tinggal wisman di angka 1,6 hari. 

BACA JUGA: Pimpinan Sidang Etik Ferdy Sambo adalah Mantan Kapolda DIY Ahmad Dofiri

"Target kita awalnya di 2022 1,6 hari dan menjadi tantangan untuk menembus angka dua hari. Karena karakteristik wisman itu hanya transit saja di Jogja dan tujuan utamanya di Bali, dan Jogja itu bukan tujuan inti mereka untuk berlibur," kata Wahyu, Kamis (25/8/2022). 

Dengan angka lama tinggal yang semakin tinggi, diharapkan para wisman bisa menghabiskan uang untuk berbelanja lebih besar di Jogja. Saat ini tingkat belanja para wisatawan berada di Rp2,9 juta per orang. 

"Event akan kita selenggarakan untuk semakin menambah daya tarik dan alasan mereka datang ke Jogja. Sekaligus untuk menambah waktu tinggal saat di Jogja," ungkap dia. 

Wahyu menambahkan, pihaknya melihat tiga indikator dalam keberhasilan pemulihan ekosistem pariwisata yakni pada jumlah kunjungan wisatawan, lama tinggal, dan tingkat belanja selama di Jogja. "Semua indikator sudah menunjukkan pemulihan saat sebelum pandemi," ujarnya. 

Kepala Bidang Daya Tarik Pariwisata Dispar Kota Jogja, Yurnelis Piliang menyebut, guna menyemarakkan masa peak season para wisman di Jogja pihaknya berencana untuk menyelenggarakan festival Prawirotaman pada 27 Agustus mendatang. Sejumlah potensi lokal dan sajian seni budaya akan disuguhkan dalam festival ini. 

"Acara akan kami pusatkan di Jalan Prawirotaman 1 dan 2 sejak sore sampai malam hari. Ini merupakan penyelenggaraan yang ke 10 dan harapan kami sinergi yang tercipta dari festival ini semoga dapat membangkitkan kembali popularitas Prawirotaman yang sudah lama dikenal sebagai kampung turis," ungkapnya. 

Secara keseluruhan, festival Prawirotaman 2022 akan dimeriahkan dengan berbagai macam atraksi, mulai dari fesyen on the street, tarian, kirab budaya yang diikuti oleh 10 kelompok, dan penampilan empat grup musik. Tema yang diusung dalam Festival Prawirotaman tahun ini adalah “Manunggal Mendunia”. Manunggal dimaknai dengan menyatukan seluruh unsur di Prawirotaman. Sedangkan mendunia dimaknai sebagai sinergi yang dapat memberikan kekuatan tambahan supaya Prawirotaman semakin dikenal oleh wisatawan mancanegara. 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Berjanji Usut Tuntas Pengamanan Pertandingan

News
| Minggu, 02 Oktober 2022, 23:27 WIB

Advertisement

alt

Perhatian! Sewa Jip di Tebing Breksi Bakal Naik Rp50.000 Mulai 1 November 2022

Wisata
| Minggu, 02 Oktober 2022, 18:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement