Keracunan MBG di Jetis, Dinkes Bantul Temukan Risiko Kontaminasi
Dinkes Bantul menduga jalur makanan matang dan mentah di SPPG Patalan 2 memicu kontaminasi bakteri dalam kasus keracunan MBG.
Wisatawan memotret kirab pembukaan festival budaya Kampung Prawirotaman dan Kampung Panggung Krapyak di Jalan Prawirotaman, Yogyakarta, Sabtu (15/07/2017)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja memasang target tinggi untuk lama tinggal wisatawan mancanegara (wisman) yang tengah berlibur di wilayah ini. Tak tanggung-tanggung, wisman diharapkan bisa bertahan selama dua hari di Kota Jogja untuk menghabiskan waktu berlibur dan menikmati suguhan atraksi wisata yang ditawarkan.
Kepala Dispar Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko menjelaskan, berdasarkan survei yang diselenggarakan akhir Juli lalu lama tinggal wisman berada di angka 1,8 sampai 1,9 hari. Angka ini diklaim sudah melebihi target awal di tahun 2022 yang sebelumnya hanya mematok lama tinggal wisman di angka 1,6 hari.
BACA JUGA: Pimpinan Sidang Etik Ferdy Sambo adalah Mantan Kapolda DIY Ahmad Dofiri
\"Target kita awalnya di 2022 1,6 hari dan menjadi tantangan untuk menembus angka dua hari. Karena karakteristik wisman itu hanya transit saja di Jogja dan tujuan utamanya di Bali, dan Jogja itu bukan tujuan inti mereka untuk berlibur,\" kata Wahyu, Kamis (25/8/2022).
Dengan angka lama tinggal yang semakin tinggi, diharapkan para wisman bisa menghabiskan uang untuk berbelanja lebih besar di Jogja. Saat ini tingkat belanja para wisatawan berada di Rp2,9 juta per orang.
\"Event akan kita selenggarakan untuk semakin menambah daya tarik dan alasan mereka datang ke Jogja. Sekaligus untuk menambah waktu tinggal saat di Jogja,\" ungkap dia.
Wahyu menambahkan, pihaknya melihat tiga indikator dalam keberhasilan pemulihan ekosistem pariwisata yakni pada jumlah kunjungan wisatawan, lama tinggal, dan tingkat belanja selama di Jogja. \"Semua indikator sudah menunjukkan pemulihan saat sebelum pandemi,\" ujarnya.
Kepala Bidang Daya Tarik Pariwisata Dispar Kota Jogja, Yurnelis Piliang menyebut, guna menyemarakkan masa peak season para wisman di Jogja pihaknya berencana untuk menyelenggarakan festival Prawirotaman pada 27 Agustus mendatang. Sejumlah potensi lokal dan sajian seni budaya akan disuguhkan dalam festival ini.
\"Acara akan kami pusatkan di Jalan Prawirotaman 1 dan 2 sejak sore sampai malam hari. Ini merupakan penyelenggaraan yang ke 10 dan harapan kami sinergi yang tercipta dari festival ini semoga dapat membangkitkan kembali popularitas Prawirotaman yang sudah lama dikenal sebagai kampung turis,\" ungkapnya.
Secara keseluruhan, festival Prawirotaman 2022 akan dimeriahkan dengan berbagai macam atraksi, mulai dari fesyen on the street, tarian, kirab budaya yang diikuti oleh 10 kelompok, dan penampilan empat grup musik. Tema yang diusung dalam Festival Prawirotaman tahun ini adalah “Manunggal Mendunia”. Manunggal dimaknai dengan menyatukan seluruh unsur di Prawirotaman. Sedangkan mendunia dimaknai sebagai sinergi yang dapat memberikan kekuatan tambahan supaya Prawirotaman semakin dikenal oleh wisatawan mancanegara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul menduga jalur makanan matang dan mentah di SPPG Patalan 2 memicu kontaminasi bakteri dalam kasus keracunan MBG.
Pegadaian Championship 2026/27 resmi bergulir. Sebanyak 273 pertandingan akan disiarkan EMTEK Media melalui TV dan platform digital.
Kasus DBD Kota Jogja turun dari 233 menjadi 82 kasus hingga Agustus 2026. Dinkes memperkuat PSN 3M Plus jelang musim hujan.
Mendagri Tito Karnavian menyatakan pemerintah akan mempelajari usulan perpanjangan masa jabatan kepala desa yang diajukan perkumpulan Kades AMJ.
MAN 5 Sleman meraih Stand Favorit dan Medali Perunggu Lomba Video Profil di Extranas VIII Lamongan, 11–13 September 2026.
DPRD Bantul meminta Pemkab bergerak cepat memanfaatkan Kelok 23 untuk mendorong pariwisata, investasi, dan kesejahteraan warga selatan.