Studi Batuan Formasi Nanggulan Ungkap Jejak Badai Purba
Studi Formasi Nanggulan di Kulonprogo mengungkap keunikan batuan endapan badai purba yang menarik untuk terus diteliti.
Workshop WJNC #7 di KHAS Malioboro Hotel, Selasa (23/8/2022).
JOGJA—Dinas Pariwisata Kota Jogja akan menyelenggarakan kembali Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #7 sebagai bagian dari rangkaian puncak acara peringatan HUT ke-266 Kota Jogja. Beda dari tahun sebelumnya, untuk tahun ini diselenggarakan secara langsung.
Untuk itu perlunya kesiapan yang matang mulai dari konsep, peraga, musik, properti dan kostum agar menjadi acara yang spektakuler. Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko mengatakan gelaran WJNC #7 tanggal 7 Oktober 2022 nanti bertema \'Lokananta Arjuna Anugraha\' yang merupakan sebuah perangkat gamelan yang ada dalam cerita pewayangan yang menjadi tema tahun ini.
\"Tema ini menceritakan tentang pewayangan yang muncul dalam dua lakon yaitu pernikahan Arjuna dengan Sembadra dan pernikahan Baladewa dengan Erawati,\'\' ujarnya saat workshop WJNC #7 di KHAS Malioboro Hotel, Selasa (23/8/2022).
Nantinya 14 kemantren akan memeriahkan kegiatan ini dengan tema-tema penokohan sesuai tema seperti Bathara Guru, Bathara Durga, Arjuna dan Bathara Gana/Ganesha, Bathara Supraba dan masih banyak penokohan lainnya.
Wahyu menjelaskan untuk kedua kalinya WJNC #7 masuk ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Harapannya ini menjadi event atau ajang promosi pariwisata seni dan budaya tingkat nasional di Indonesia, yang rutin diselenggarakan tiap tahunnya. \"Harapannya para sutradara yang ditunjuk di wilayah masing-masing dapat memberikan yang terbaik,\" ujarnya.
Walaupun penyelenggaraan WJNC #7 dilaksanakan secara langsung namun tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Pihaknya juga berharap kegiatan ini menjadi atraksi yang selalu dinanti oleh warga Yogya, nasional bahkan internasional.
\'\'Kami berharap semoga event unggulan pariwisata WJNC #7 ini menjadi salah satu atraksi yang selalu dinanti oleh wisatawan dan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan khususnya di Kota Jogja,\" jelasnya.
Menurutnya, kegiatan WJNC #7 ini sebagai ajang peningkatan jumlah wisatawan. Tahun ini Dinas Pariwisata Kota Jogja menargetkan sebanyak dua juta wisatawan, namun di bulan juni saja sudah mencapai tiga juta wisatawan. \"Semoga jumlah wisatawan terus meningkat dengan kehadiran WJNC #7 agar wisatawan berbondong-bondong untuk berkunjung ke Kota Yogyakarta,\" ujarnya.
Salah satu sutradara perwakilan dari Kemantren Jetis, Rangga mengungkapkan sejauh ini warga Kemantren Jetis sudah mulai berlatih. Dengan tema tokoh Bathara Supraba diharapkan dapat menghibur warga dan wisatawan Kota Jogja.
\"Sudah mulai berlatih, tokoh yang diberikan ini akan kami kreasikan dan modifikasi sesuai dengan tokoh Bathara Supraba. Memang agak sedikit susah mengkreasikan tokoh ini namun akan kami maksimalkan. Sejauh ini peserta yang ikut 75 persen adalah wanita,\" jelasnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi Formasi Nanggulan di Kulonprogo mengungkap keunikan batuan endapan badai purba yang menarik untuk terus diteliti.
Ribuan warga mengikuti senam bersama di Alun-Alun Selatan Yogyakarta, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Festival Mustika Rasa 2026
Disertasi Abdul Kadir Bubu di FH UII menyoroti ketimpangan relasi rakyat dan DPR serta menawarkan rekonstruksi kedaulatan rakyat.
Telat ganti oli mobil bisa memicu kerusakan mesin, performa turun, overheating, BBM boros, hingga biaya perbaikan membengkak
Menkomdigi Meutya Hafid menerbitkan SE Nomor 4/2026. Operator seluler wajib melindungi sisa kuota dan memberi pilihan layanan kepada pelanggan
Banjir bandang Nepal menewaskan 616 orang, 2.301 terluka dan 2.500 masih hilang. Tim penyelamat terus mencari korban di perbatasan China